Ada Ganjil-genap, Jakarta akan Dilengkapi Angkot Senilai Rp 500 Jutaan

Sekarang sedang disiapkan kendaraan umum yang aman dan layak tersebut. Pihaknya sudah melakukan survei dengan Kadishub dan tim dari Transjakarta.

Ada Ganjil-genap, Jakarta akan Dilengkapi Angkot Senilai Rp 500 Jutaan
TRIBUNNEWS/CHOIRUL ARIFIN
HiAce Premio saat diluncurkan di booth Toyota di pameran otomotif GIIAS 2019, Jumat (26/7/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perluasan sistem ganjil genap di Jakarta sudah mulai disosialisasikan. Untuk mendorong masyarakat berpindah dari kendaraan pribadi ke kendaraan umum, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta sudah menyiapkan kendaraan baru.

Hal tersebut disampaikan oleh Biyouzmal, Operation Manager Auto2000 Wilayah DKI 1. Ia mengatakan, bahwa Dishub DKI Jakarta akan menyediakan transportasi yang lebih aman dan layak.

"Kami akan masuk dengan salah satu produk kami untuk menggantikan Mikrolet ( angkot). Ya ( HiAce), kurang lebih seperti itu, kita akan dorong dan bergabung dengan TransJakarta dan prospeknya itu sampai dengan mungkin di atas 5.000 unit, mungkin 2 sampai 3 tahun ke depan," ujar Biyouzmal, , belum lama ini.

Toyota Hiace sendiri dipasarkan di kisaran Rp 500 juta.

Biyouzmal menambahkan, rencana ini sedang digarap dan didiskusikan dengan TransJakarta. Nanti, keputusan ada di Dishub dan TransJakarta, karena ini akan disubsidi, agar operator tidak akan dirugikan.

Dengan diberlakukannya perluasan sistem ganjil genap, lanjut Biyouzmal, penggunaan kendaraan pribadi turun, emisi gas buang atau polusi di Jakarta juga diharapkan turun sekitar 40 persen yang diharapkan Kadishub.

Baca: Spesifikasi Van Mewah Toyota HiAce Premio yang Meluncur Sore Tadi di GIIAS 2019

"Dengan penurunan ini, Pemda DKI harus menyediakan transportasi yang layak, karena orang dari penggunaan kendaraan pribadi harus menggunakan kendaraan umum, kalau dengan yang ada sekarang kan tidak layak," kata Biyouzmal.

Biyouzmal mengatakan bahwa sekarang sedang disiapkan kendaraan umum yang aman dan layak tersebut. Pihaknya sudah melakukan survei dengan Kadishub dan tim dari Transjakarta.

"Transjakarta sudah membeli satu unit, sudah diubah. Nah, ini sedang dalam garapan bagaimana seat-nya, bagaimana subsidinya? Kami berharap ganjil genap bisa sukses, juga penggunaan kendaraan pribadi bisa turun di Jakarta. Transportasi publiknya naik, sehingga Jakarta tidak macet," ujar Biyouzmal.

Biyouzmal juga berpendapat bahwa diperluasnya sistem ganjil genap dapat memberikan efek positif. Sebab, di beberapa segmen orang akhirnya membeli mobil baru agar punya ganjil dan genap.

Kemudian, ada juga yang tidak membeli, yang lebih memilih menggunakan transportasi publik.

"5.000 unit bertahap, ini ada 11 operator, ada KWK, Organda, Mayasari, dan lainnya. Mereka akan terlibat untuk pengadaan TransJakarta dalam menangani transportasi di Jakarta," kata Biyouzmal.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dukung Ganjil Genap, Toyota HiAce Bakal Disulap Jadi Angkot" 

Editor: Fajar Anjungroso
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved