Breaking News:

Virus Corona

Produsen Mobil Terbesar di Rusia, AvtoVAZ Kembali Memulai Produksinya 18 Mei Besok

Manajemen perusahaan itu menyampaikan, mulai 29 Juni mendatang, operasional AvtoVAZ akan beralih pada empat hari waktu kerja per minggunya.

Foto: Facebook/Lada
Pabrikan mobil terbesar Rusia AvtoVAZ telah mengumumkan bahwa mereka akan memulai kembali produksinya pada 18 Mei 2020, setelah lebih dari dua pekan menghentikan sementara kegiatan operasionalnya karena pandemi virus corona (Covid-19). 

Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari

TRIBUNNEWS.COM, MOSKWA - Pabrikan mobil terbesar Rusia AvtoVAZ telah mengumumkan bahwa mereka akan memulai kembali produksinya pada 18 Mei 2020, setelah lebih dari dua pekan menghentikan sementara kegiatan operasionalnya karena pandemi virus corona (Covid-19).

Manajemen perusahaan itu menyampaikan, mulai 29 Juni mendatang, operasional AvtoVAZ akan beralih pada empat hari waktu kerja per minggunya.

"Karena situasi yang disebabkan pandemi virus ini, operasional akan diatur sesuai dengan jadwal yang aman untuk menghindari terjadinya kerumunan orang di pos-pos pemeriksaan. Terkait kapan awal pergeseran untuk divisi perakitan dan jadwal kerja bagi staf kantor, akan kami atur waktunya," kata manajemen AvtoVAZ.

Baca: Episode Terakhir The World of The Married Kembali Pecahkan Rekor, Rating Tertinggi Sepanjang Sejarah

Produksi mobil di AvtoVAZ telah dihentikan sementara sejak 29 April lalu karena penyebaran pandemi corona yang semakin meningkat di Rusia.

Dikutip dari laman Russia Today, Minggu (17/5/2020), pandemi ini turut berdampak negatif pada bisnis perusahaan itu.

Karena menyebabkan terjadinya penurunan penjualan terhadap produk mobil keluaran 'negeri beruang merah' tersebut.

Sebelumnya, pabrikan mobil terbesar di Rusia dan Eropa Timur, AvtoVAZ diketahui telah memproduksi hampir satu juta kendaraan per tahunnya.

Baca: Tuntunan Shalat Idul Fitri di Rumah Sendiri dan Berjamaah, Lengkap dengan Hukum & Pelaksaan Khutbah

Bahkan produsen kendaraan roda empat satu ini sudah memiliki pangsa pasar yang stabil di negara-negara CIS serta terus mengekspor mobilnya hingga ke Jerman, Iran, Suriah, Mesir, dan Hongaria.

Saat ini, AvtoVAZ tengah membidik sejumlah negara untuk memperluas ekspansinya yakni ke Republik Ceko, Mongolia hingga kawasan Asia Tenggara.

Produsen mobil tersebut, baru-baru ini dikabarkan juga mulai melakukan ekspor kendaraan ke China dan Uni Emirat Arab (UEA).

Baca: Ucapannya Kontroversial hingga Mendapat Hujatan, Indira Kalistha Minta Maaf

AvtoVAZ Group merupakan bagian dari Aliansi Renault-Nissan-Mitsubishi.

Perusahaan ini telah memproduksi mobil dengan empat merek yakni Lada, Renault, Nissan dan Datsun.

Pada 2019 lalu, mobil dengan brand Lada dinobatkan sebagai salah satu dari 50 brand terlaris di dunia oleh agen analytics Focus2move.

Penjualan ekspor brand Lada ini tumbuh 57 persen menjadi 38.050 mobil pada tahun lalu dan dijual di 34 negara, termasuk Turki, Tunisia, Chili dan Kuba.

Penulis: Fitri Wulandari
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved