Breaking News:

Ioniq dan Kona Electric Jadi Kendaraan Operasional Pemprov Jabar

Hyundai menyerahkan dua Ioniq Electric dan satu Kona Electric kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

IST
Ridwan Kamil dan Hyundai Ioniq 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Lita Febriani

TRIBUNNEWS.COM - Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi menggunakan Hyundai Ioniq dan Kona Electric sebagai kendaraan operasional di instansi dinasnya.

PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) menyerahkan dua Ioniq Electric dan satu Kona Electric kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Baca juga: Investasi Rp 28,3 Triliun, Toyota Group Berencana Produksi Mobil Listrik Murni 2023

"Tahun 2021 kami akan mulai bertransformasi ke era listrik. Oleh karenanya, menjadi suatu kehormatan bagi saya untuk dapat mengajak dan menjadi contoh bagi warga kami di Jawa Barat untuk mulai beralih dari kendaraan berbahan bakar minyak menjadi kendaraan listrik," kata Ridwan, Selasa (29/12/2020).

Pemprov Jawa Barat juga memberikan apresiasi atas investasi Hyundai di Cikarang. Dia berharap investasi tersebut dapat memberikan kontribusi lebih baik lagi bagi Indonesia.

"Sekali lagi, terima kasih atas dukungannya. Kami percaya, Hyundai akan sukses dengan produk mobil listriknya di Indonesia, serta sejalan dengan visi kami untuk menjadikan lebih banyak mobil yang ramah lingkungan di tahun-tahun mendatang," ungkapnya.

Presdir Hyundai Motors Indonesia, SungJong Ha menyebut pemakaian mobil listrik buatan Hyundai di Indonesia merupakan pencapaian yang luar biasa bagi Ioniq Electric dan Kona Electric di Indonesia setelah diluncurkan pada November 2020.

Baca juga: Pandemi, Minat Orang Beli Mobil Bekas Malah Melonjak Tajam

"Hal ini juga merupakan bagian dari komitmen kami untuk berkolaborasi dengan inisiatif Pemerintah Indonesia dalam mempercepat ekosistem mobil listrik di Indonesia," terang SungJong Ha.

Baca juga: Higer Indonesia Rilis Bus Listrik dengan Jangkauan 300 Km untuk Sekali Charging

Ioniq Electric memiliki jarak tempuh mencapai 373 km berdasarkan NEDC dan 311 km berdasarkan WLTP dalam sekali pengisian daya sampai penuh.

Pengisian daya penuh dapat dicapai dalam 54 menit untuk pengisian 0-80 persen dengan menggunakan stasiun pengisian kendaraan listrik berkapasitas 100 kW.

Sementara Kona Electric bisa menjangkau jarak tempuh 345 km berdasarkan NEDC dan 289 km berdasarkan WLTP dalam sekali pengisian daya yang membutuhkan waktu 54 menit dari 0-80 persen dengan daya 100 kW.

Penulis: Lita Febriani
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved