Breaking News:

Pertamina Sebut BBM Non-Subsidinya Punya Teknologi Anti-Karat untuk Mesin Kendaraan

Solar Non Subsidi di Jawa harganya Rp 9.400 per liter dan Minyak Tanah Non Subsidi dijual dengan banderol Rp 11.220 per liter.

Tribunnews/Jeprima
Sejumlah kendaraan melakukan pengisian bahan bakar di SPBU Pertamina, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (17/2/2021). Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Selain ramah lingkungan, bahan bakar minyak (BBM) dengan RON tinggi, mencapai oktan number 92, seperti Pertamax ternyata memiliki banyak manfaat. Nah, yang sudah pasti, manfaat BBM dengan kualitas RON yang tinggi sangat ramah bagi lingkungan.

Selain itu, Pertamax juga cocok dengan jenis kendaraan yang sudah menggunakan teknologi injeksi dan Sistem Electronic Fuel Injection (EFI). Tak hanya itu Pertamax juga dilengkapi dengan Ecosave Technology.

Ecosave technology adalah zat (formula) yang ditambahkan ke dalam Bensin jenis Pertamax. Zat aditif ini diciptakan dengan bahan berkualitas tinggi dan dirancang dengan menggunakan teknologi mutakhir.

Adanya penambahan zat aditif ecosave technology inilah yang membedakan bensin jenis Pertamax dengan Bensin jenis Premium. Pencampuran zat aditif ini telah sesuai dengan standar internasional World Wide Fuel Charter (WWFC) Kategori 2, 3, & 4.

Baca juga: Shell Jual BBM Berstandar Euro 4 Seharga Rp 11.280 Per Liter

Teknologi aditif ini seperti dikutip Kontan mampu memberikan lapisan film pada komponen mesin yang dilewatinya.

Lapisan film ini selain berfungsi sebagai anti karat juga mampu memisahkan partikel karbon yang dapat menyebabkan deposit dan karat pada mesin.

Baca juga: Epidemiolog: BBM Oktan Rendah Ganggu Kesehatan Manusia

Termasuk memiliki anti karat untuk melindungi tangki bagian dalam, begitu juga bagi saluran dan ruang bakar mesin kendaraan. Pertamax juga mempu menjaga kemurnian bahan bakar dari campuran air, sehingga pembakaran menjadi sempurna.

"Mesin juga lebih awet, memiliki usia yang cukup panjang juga. Selain itu berdampak pula terhadap meningkatnya kualitas udara dan meningkatnya kesehatan masyarakat," kata Manager Retail PT Pertamina (persero) MOR II Putut Adriatno dalam keterangannya, Rabu (7/4).

Nah, agar masyarakat semakin mengerti kualitas Pertamax, sekaligus berkontribusi mencegah kerusakan lingkungan, Pertamina terus perluas program langit biru, yang bertujuan mendukung pemerintah daerah dalam upaya penurunan emisi gas buang kendaraan, mengurangi pencemaran udara, khususnya pencemaran yang disebabkan sektor transportasi.

Karena, menurut Putut, penggunaan BBM berkualitas dan ramah lingkungan dengan angka RON yang sesuai dengan spesifikasi mesin kendaraan akan membuat kinerja mesin kendaraan lebih maksimal.

Halaman
1234
Editor: Choirul Arifin
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved