Breaking News:

Daimler, Volvo dan Traton Group Kerjasama Bangun 1.700 Titik SPLU Truk dan Bus Listrik di Eropa

Ketiga perusahaan akan menginvestasikan dana €500 juta atau sekitar $593 juta USD) untuk membangun dan mengoperasikan 1.700 SPLU di penjuru Eropa

IST
Daimler Trucks bersama Volvo Group, divisi truk berat Volkswagon AG dan Grup Traton menyepapati kerjasama pembangunan jaringan 1.700 stasiun pengisian listrik umum (SPLU) berkinerja tinggi untuk truk dan bus jarak jauh listrik di seluruh Eropa. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Daimler Trucks bersama Volvo Group, divisi truk berat Volkswagon AG dan Grup Traton, Senin awal pekan ini mengumumkan perjanjian tidak mengikat untuk membangun jaringan stasiun pengisian listrik umum (SPLU) berkinerja tinggi untuk truk dan bus jarak jauh listrik di seluruh Eropa.

Ketiga perusahaan akan menginvestasikan dana €500 juta atau sekitar $593 juta USD) untuk membangun dan mengoperasikan 1.700 titik SPLU di berbagai lokasi strategis dan dekat dengan jalan raya.

Kesepakatan perjanjian akan diselesaikan pada akhir tahun ini dan dijadwalkan fasilitas pengisian daya ini mulai beroperasi tahun depan.

Kerjasama ini untuk menyambut upaya Uni Eropa mendorong transportasi kargo mengoperasikan armada yang netral karbon pada tahun 2050.

Salah satu penghalang utama selama ini untuk beralih ke EV adalah kurangnya infrastruktur pengisian daya. Dengan membangun infrastruktur pengisian daya, Volvo, Daimler, dan Traton juga diharapkan dapat meningkatkan penjualan truk dan bus listrik mereka sendiri.

Baca juga: Scania Luncurkan Truk Berstandar Euro 6 Versi Update November Depan

“Ini adalah tujuan bersama dari produsen truk Eropa untuk mencapai netralitas iklim pada tahun 2050,” ungkap Martin Daum, CEO Daimler Truck, dalam sebuah pernyataan.

“Namun, sangat penting bahwa membangun infrastruktur yang tepat berjalan seiring dengan menempatkan truk-truk netral CO2 di jalan. Bersama dengan Volvo Group dan Traton Group kami sangat bersemangat berinisiatif membangun jaringan pengisian daya berkinerja tinggi di seluruh Eropa," imbuhnya.

Baca juga: Daimler Pisahkan Divisi Truk Akhir Tahun Ini untuk Tarik Minat Investor ke Mobil Listrik

Kemitraan antara Volvo dan Daimler belum pernah terjadi sebelumnya. Bulan Mei lalu, kedua perusahaan yang saling bersaing itu menjalin kerja sama produksi sel bahan bakar hidrogen untuk truk jarak jauh guna menurunkan biaya pengembangan dan meningkatkan volume produksi.

Asosiasi industri mobil Eropa, ACEA, telah menyerukan segera dibangunnya 50.000 titik pengisian kinerja tinggi pada 2030. CEO Traton Matthias Gruendler mengatakan kepada Reuters menyatakan, untuk membangun infrastruktur tersebut dibutuhkan dana sekitar 10 miliar euro.

Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved