Lima Cara Bikin 'Ganteng' Mobil Ala DFSK
Pengecekan rutin bahkan bisa tetap menjaga mobil dalam kondisi yang optimal dan tetap 'ganteng' untuk digunakan setiap saat.
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Lita Febriani
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) melakukan perawatan kendaraan cukup penting meski tak banyak digunakan.
Melakukan pengecekan secara rutin terhadap mobil bisa meminimalisir risiko kondisi kendaraan rusak karena tidak digunakan.
Pengecekan rutin bahkan bisa tetap menjaga mobil dalam kondisi yang optimal dan tetap 'ganteng' untuk digunakan setiap saat.
PR and Media Manager DFSK Indonesia Achmad Rofiqi, mengatakan menjaga kondisi kendaraan menjadi sebuah langkah penting agar diri selalu siap ketika kembali beraktivitas kembali dan berkendara tetap aman, nyaman, serta menyenangkan selama perjalanan.
"Kami berharap panduan yang diberikan ini bisa membantu konsumen setia DFSK dalam merawat mobil kesayangannya," ungkap Achmad Rofiqi.
DFSK memberikan lima cara membuat mobil tetap ganteng dan performa mesin prima selama PPKM :
1. Oli Mesin
Oli mesin perlu mendapatkan perhatian karena komponen ini yang melumasi pergerakan komponen-komponen yang ada di dalam mesin.
Apabila diabaikan, maka bisa saja oli sudah lama kondisi tidak baik, sudah mengental, dan bahkan bisa merusak komponen mesin.
Cara termudah yang bisa dilakukan adalah dengan mengecek odometer.
Kendaraan-kendaraan DFSK umumnya melakukan pergantian oli setiap 10.000 kilometer dan menggantinya dengan DFSK Genuine Oli yang dirancang sesuai dengan kebutuhan mesin kendaraan DFSK.
Selain itu, konsumen bisa melihat volume oli mesin melalui dipstick yang berada di area mesin dan ditandai dengan gagang yang berwarna kuning.
Apabila volume oli mesin berada di bawah batas minimum, pemilik kendaraan bisa menambahkan oli yang sama dengan yang digunakan saat itu.
2. Aki dan Lampu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/mengecek-rutin-kondisi-mobil.jpg)