Minggu, 19 April 2026

V-Green-Tribun Network Kerjasama Penyediaan Charging Station Vinfast EV

V-Green akan memanfaatkan area kantor Tribun Network untuk membangun 40 unit charging station kendaraan listrik yang tersebar di 24 kota.

|
Tribunnews.com/Endrapta Ibrahim Pramudhiaz
MOU CHARGING STATION - Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) oleh CEO Tribun Network Dahlan Dahi dan Director of Network Development V-Green Indonesia Yudhy Tan untuk penyediaan charging station kendaraan listrik Vinfast di jaringan kantor Tribun Network di seluruh Indonesia. MoU diteken kedua pihak di kantor Tribun Network, Palmerah Selatan, Jakarta, Kamis (12/2/2026). 

Skema pertama adalah sewa lahan. Dalam skema ini, V-Green menyewa lahan berukuran sekitar 2,5 x 5 meter atau setara satu slot untuk lokasi pemasangan.

"Jadi dua setengah kali lima itu satu slot itu nanti kita sewa untuk lokasinya," katanya. Melalui skema tersebut, V-Green akan membayar biaya sewa kepada pemilik lahan secara berkala, baik bulanan maupun per enam bulan.

Seluruh kebutuhan investasi seperti pemasangan listrik, instalasi PLN, dan infrastruktur lainnya akan ditanggung V-Green. Pemilik lahan hanya perlu menyediakan lokasi.

Jika ada pihak yang memiliki lahan dan ingin digunakan, tim V-Green akan melakukan pengecekan terlebih dahulu.

Baca juga: Lolos Audit, Sailun Pasok Ban OEM ke VinFast dan Chery

Jika dinilai layak, kedua pihak akan menandatangani kontrak dan pemilik lahan akan menerima pembayaran sesuai kesepakatan, tanpa perlu terlibat dalam operasional.

Skema kedua adalah bagi hasil atau sharing revenue. Skema ini terbuka bagi pelaku usaha atau investor yang ingin memulai bisnis SPKLU.

Dalam model ini, investor dapat membeli perangkat SPKLU, memasangnya di lokasi tertentu, lalu bekerja sama dengan V-Green. Nantinya, keuntungan akan dibagi melalui sistem sharing revenue yang dinilai menarik.

Sistem bagi hasil umumnya berbasis pada jumlah listrik yang terpakai (kWh). Artinya, semakin banyak kendaraan yang mengisi daya, maka potensi keuntungan juga semakin besar. Namun, calon mitra tidak perlu khawatir soal tingkat penggunaan.

Hal ini karena V-Green tergabung dalam ekosistem kendaraan listrik Vinfast yang memiliki armada taksi listrik Green SM. Para sopir taksi ini disebut melakukan pengisian daya setiap hari.

Jadi, meskipun pengguna mobil listrik VinFast di suatu daerah masih dalam tahap berkembang, keberadaan armada taksi Green SM menjadi jaminan adanya trafik pengisian yang stabil.

 

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved