Mudik Lebaran 2026
Empat Mitos Keliru Tentang Ban yang Justru Membahayakan Saat Berkendara
Ada mitos ban baru tak memerlukan pengecekan tekanan angin dan balancing, padahal dua hal tersebut tetap diperlukan.
Ringkasan Berita:
- Ada sejumlah mitos yang berkembang di masyarakat tentang ban kendaraan yang oleh sebagian orang dianggap benar padahal justru membahayakan saat berkendara.
- Ada mitos bahwa ban baru tak memerlukan pengecekan tekanan angin dan balancing, padahal dua hal tersebut tetap diperlukan.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Di dunia otomotif terutama yang berkaitan dengan ban, ada sejumlah mitos yang berkembang di masyarakat tentang ban kendaraan yang oleh sebagian orang dianggap benar.
Padahal mitos tersebut keliru dan bisa memicu kesalahpahaman. Setidaknya ada empat mitos keliru yang menurut Bridgestone bisa menimbulkan mispersepsi dan mengakibatkan performa ban tak maksimal.
Bridgestone Indonesia mengimbau masyarakat untuk tidak mempercayai mitos-mitos tersebut justru membahayakan. Berikut rinciannya:
1. Mitos Tekanan Angin
Ada mitos menurunkan tekanan angin saat hujan tidak meningkatkan grip atau mengurangi hydroplaning. Faktanya, ini justru meningkatkan risiko ban rusak dan kehilangan traksi.
2. Mitos Beban
Ada mitos ban memiliki batas indeks beban (load index). Faktanya, membawa beban melebihi kapasitas dapat memicu panas berlebih dan risiko pecah ban.
3. Mitos Ban Baru
Ada mitos ban baru tak memerlukan pengecekan tekanan angin dan balancing, padahal dua hal tersebut tetap diperlukan serta perlu pula mengecek kesesuaian pola telapak dengan medan jalan yang akan dilalui.
4. Mitos Ban Dalam
Ada mitos menggunakan ban dalam pada ban tubeless yang bocor akan menghilangkan fungsi tubeless itu sendiri.
Baca juga: Bahaya, Pemudik Diimbau Tidak Parkir di Bahu Jalan Tol Japek Km 57
Berikut empat manfaat krusial jika pemilik kendaraan melakukan perawatan ban sebelum berangkat mudik:
- Mengurangi Risiko Pecah Ban
Memastikan tekanan angin sesuai dan ban tidak aus atau benjol mencegah pecah ban saat kendaraan
mengangkut beban berat. - Menjaga Kendali Kendaraan
Ban yang sehat memberikan traksi optimal untuk pengereman mendadak, manuver menghindar, dan
menghadapi jalan basah atau tikungan tajam.
Baca juga: Pertamina Siagakan Armada Motor Antaran BBM untuk Pemudik Terjebak Macet
- Efisiensi Energi
Tekanan angin yang tepat membuat pergerakan roda lebih ringan, sehingga konsumsi BBM atau daya
listrik lebih efisien. - Kenyamanan Perjalanan
Ban yang terawat mengurangi getaran selama perjalanan panjang. Pastikan juga ban cadangan dalam
kondisi siap pakai.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/TCS-di-rest-area-mudik-OK.jpg)