Breaking News:

Rayakan Hari Perempuan Internasional, UNIQLO dan UNHCR Rilis Upcycling Project

Dalam rangka merayakan Hari Perempuan Internasional, UNIQLO bekerja sama dengan UNHCR merilis Upcycling Project untuk pengungsi perempuan

Ilustrasi Parapuan Foto 2021-03-08 23:01:50 

Parapuan.co - Tanggal 8 Maret diperingati sebagai Hari Perempuan Internasional atau International Women's Day. Hari Perempuan Internasional adalah hari di mana dunia menghormati pencapaian perempuan dan mempromosikan hak-hak perempuan.

Tapi tidak itu saja, tujuan dari International Women's Day juga termasuk memberikan perhatian pada masalah sosial, ekonomi, politik, dan budaya yang dihadapi perempuan. Termasuk pula mengadvokasi kemajuan perempuan di semua bidang tersebut.

Baca Juga: Hari Perempuan Internasional 2021, Jokowi: Semua Setara Memberi Warna Bagi Peradaban

UNIQLO Indonesia di Hari Perempuan Internasional punya cara sendiri untuk merayakannya, yaitu dengan merilis Upcycling Project atau Proyek Daur Ulang, bekerja sama dengan United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR).


Upcycling adalah proses mengolah kembali limbah sisa produksi fashion untuk dijadikan barang bernilai jual. Hal ini juga berhubungan dengan upaya industri garmen dalam menekan limbah produksi akibat tren fast fashion yang saat ini sedang berkembang.

UNIQLO Indonesia, mengajak UNHCR sebagai mitra kerjasama Upcycling Project karena ingin mengikutsertakan perempuan dalam proses pengelolaannya.

Baca Juga: 3 Brand Sustainable Fashion Indonesia Ini Berkomitmen Jaga Lingkungan

"Upcycling Project ini merupakan bentuk dukungan kami terhadap lingkungan, komunitas, dan pemberdayaan perempuan melalui UNHCR. Pengungsi perempuan dilibatkan untuk memproduksi berbagai barang aksesori yang menggunakan sisa kain yang dikumpulkan dari toko-toko UNIQLO Indonesia," ungkap Yugo Shima, Co-Chief Operating Officer PT. Fast Retailing Indonesia.


UNIQLO Indonesia bekerja sama dengan UNHCR dan mitra pelaksanaannya, Liberty Society melibatkan pengungsi perempuan dalam memproduksi aksesori, kantong, dan tempat kartu dari bahan daur ulang sisa denim dan kain.

UNIQLO Indonesia menyumbangkan bahan bekas denim yang dikumpulkan dari toko-toko produksi kepada UNHCR untuk didaur ulang dan dimanfaatkan kembali.

Baca Juga: Desainer Ali Charisma Berharap Fashion Indonesia Dukung Isu Keberlanjutan

Hasil penjualan produk daur ulang dijual dan diinvestasikan kembali untuk memberi manfaat pada pengungsi perempuan. Caranya dengan meningkatkan keterampilan, pendapatan, dan kesejahteraan.

Ini bukan proyek kolaborasi pertama UNIQLO Indonesia dengan UNHCR, mengingat Fast Retailing Co. Ltd., induk perusahaan UNIQLO telah bekerja sama dengan UNHCR sejak 2006, di mana UNIQLO Indonesia telah bekerja sama dengan UNHCR sejak tahun 2016. (*)

Sumber: Parapuan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved