Benarkah Penggunaan IUD Menimbulkan Jerawat? Ini Jawaban Ahli
Di masyarakat luas, beredar pendapat soal penggunaan alat kontrasepsi IUD bisa timbulkan jerawat. Terkait hal tersebut, simak penjelasan ahli berikut!
Parapuan.co - Kawan Puan, apakah kamu termasuk pengunaa alat kontrasepsi IUD?
IUD, biasanya disebut juga spiral atau coil, merupakan alat kontrasepsi yang dimasukkan ke dalam rahim.
IUD sendiri berukuran kecil, berbentuk 'T', dan mengandung tembaga atau levonorgestrel.
Terkait IUD, ada pendapat umum yang beredar di masyarakat yang menyebutkan bahwa penggunaannya bisa memicu timbulnya jerawat.
Baca Juga: Makan Coklat Bikin Jerawat? Ini 9 Mitos Kecantikan yang Disangkal oleh Pakar
Kira-kira pendapat tersebut apakah benar adanya?
Menurut dokter obgyn, Lauren Demosthenes, MD, direktur medis senior di Babyscripts (perusahaan perawatan bersalin virtual), kontrasepsi biasanya dikaitkan dengan lebih sedikit jerawat.
“Faktanya, saat kamu memeriksa semua jenis pil hormon kontraktif, koyo, dan IUD, risiko timbulnya jerawat sangat rendah. Kurang dari 5% perempuan akan mencari pertolongan medis untuk jerawat saat menggunakan kontrasepsi,” ujar Lauren, mengutip dari laman Byrdie.
Baca Juga: Kulit Berminyak dapat Menyebabkan Jerawat. Ini 15 Cara Mengontrol Sebum Berlebih
Perlu diingat, beberapa perempuan yang beralih dari kontrasepsi oral kombinasi ke IUD mungkin mengalami kambuhnya jerawat.
Namun, ini hanya karena menghentikan pil, dan tidak disebabkan oleh IUD.
Sementara Lauren memastikan bahwa IUD tidak lebih mungkin menyebabkan jerawat daripada bentuk kontrasepsi lainnya.
Dokter kulit bersertifikat Dendy Engelman, MD, memiliki pendapat lain, “Bagi sebagian orang, IUD memang menyebabkan jerawat."
"Ini karena IUD melepaskan hormon yang disebut progestin, yang mencegah ovulasi pada perempuan dan mengubah perilaku rahim untuk mencegah kehamilan," imbuhnya.
Progestin juga secara tidak langsung dapat menyebabkan tubuh memproduksi terlalu banyak minyak, yang kemudian dapat menyumbat pori-pori dan menyebabkan munculnya jerawat.
Baca Juga: Viral Minum Klorofil Cair untuk Hilangkan Jerawat, Ini Kata Ahli tentang Kebenarannya
Bagaimana cara mengetahui jerawat muncul tersebut karena penggunaan IUD?
Meskipun kamu ingin menyalahkan IUD sebagai penyebab breakout, Dendy mengatakan bahwa mencatat lokasi flare-up (terjadinya rasa nyeri dan bengkak) akan benar-benar menentukan apakah itu merupakan faktor penyebabnya atau bukan.
“Lokasi dan tingkat keparahan jerawat mungkin menjadi petunjuk apakah itu disebabkan oleh IUD atau pemicu breakout lainnya, seperti stres, diet, atau kebiasaan pribadi,” tutur Dendy.
Baca Juga: Muncul Beruntusan di Dahi, Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya
Perlu diketahui, jerawat akibat IUD cenderung berada di sekitar dagu dan rahang.
Adakah indikator lain?
Ada, terlebih jika kamu mengalami jerawat kistik.
Apalagi ketika Kawan Puan sama sekali belum pernah mengalaminya.
Selain itu, Dendy mengatakan bahwa beberapa pasien melaporkan timbulnya jerawat kistik setelah mendapatkan IUD, meskipun mereka tidak memiliki riwayatnya, yang juga menunjukkan IUD sebagai penyebabnya.
“Jerawat hormonal (merupakan jenis yang terkait dengan IUD) cenderung bersifat kistik. Sering kali berjerawat merah dan menyakitkan jauh di dalam kulit,” jelas Dendy.
Dia mencatat bahwa meskipun jerawat hormonal adalah efek paling umum di segala bentuk pengendalian kelahiran, setiap orang berbeda.
Baca Juga: Manfaat Lain Baking Soda yang Perlu Kamu Tahu, Salah Satunya Kempeskan Jerawat!
Cara terbaik untuk menentukan apa yang terjadi dengan kulitmu adalah dengan berbicara dengan dokter kulit kamu.
Mencegah dan mengobati jerawat terkait IUD
Jika terjadi breakout terkait IUD, Dendy mengatakan bahwa levonorgestrel, yaitu bahan kimia yang sangat mirip dengan progestin; bentuk sintetis dari hormon progesteron mungkin berperan.
“Levonorgestrel memicu tubuh untuk memproduksi lebih banyak testosteron, yang pada gilirannya berpotensi menyebabkan kelenjar di kulit memproduksi minyak secara berlebihan, menyumbat pori-pori, dan dengan demikian menyebabkan munculnya jerawat,” jelasnya.
Baca Juga: Beragam Manfaat Pil KB Selain Cegah Kehamilan, Salah Satunya untuk Jerawat
Meskipun jarang, karena bahan ini dapat menyebabkan produksi minyak berlebih, Dendy mengatakan bahwa cara terbaik untuk mencegah dan mengobati jerawat terkait IUD adalah dengan menggunakan produk perawatan kulit bebas minyak.
Hindari menyentuh wajahmu, dan memakai skincare yang tepat untuk wajahmu.
Dendy menambahkan, memperhatikan gaya hidup, pola makan, dan menurunkan tingkat stres juga dapat membantu. (*)

:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/iud-menimbulkan-jerawatjpg-20210521021751.jpg)