Biar Lolos, Hindari 5 Kesalahan Non Teknis saat Daftar Beasiswa Luar Negeri
Meski sudah ada instruksi pendaftaran, selalu ada hal yang membuatmu gagal. Berikut ini adalah kesalahan saat daftar beasiswa luar negeri.
Parapuan.co - Mendaftar beasiswa luar negeri masih jadi cara cepat dan favorit untuk kita bisa meneruskan pendidikan di luar Indonesia.
Beruntung sekarang ini tersedia banyak beasiswa luar negeri yang memfasilitasi kamu kuliah di perguruan tinggi impian.
Namun, meski sudah ada petunjuk teknis dan instruksi saat kamu mendaftar beasiswa luar negeri, selalu saja ada hal yang membuatmu gagal.
Hal-hal tersebut bukanlah soal teknis yang sudah tercantum dalam instruksi pendaftaran, namun lebih ke hal-hal non teknis.
Baca Juga: Punya IPK 2 Koma Jangan Minder, Ikuti Beasiswa Ini untuk ke Luar Negeri
Salah satu contohnya adalah hal non teknis menunda mendaftar beasiswa.
Melansir dari Cermati via Kompas, berikut lima kesalahan yang biasa dilakukan saat mendaftar beasiswa luar negeri.
1. Menunda mendaftar
Menunda mendaftar hingga detik-detik terakhir bisa membuatmu gagal meraih beasiswa luar negeri yang diimpikan.
Pasalnya bisa jadi aplikasi yang dikirimkan secara online bisa mengalami masalah server atau error saat mendekati hari terakhir pendaftaran.
Sebab banyak pelamar beasiswa yang mengakses situs di hari terakhir pendaftaran.
Sebelum hal ini terjadi, sebaiknya submit aplikasi beasiswa jauh sebelum hari terakhir pendaftaran, ya.
2. Salah membaca informasi
Baca Juga: Untuk S2, Ini Syarat Beasiswa Chevening yang Dibuka sampai November 2021
Pada umumnya, lembaga pemberi beasiswa akan memberikan informasi lengkap mengenai beasiswa.
Mulai dari cara pendaftaran, persyaratan, hingga seputar tempat tinggal dan biaya yang ditanggung selama belajar di luar negeri.
Namun rupanya, pelamar beasiswa tidak teliti bahkan keliru membaca informasi tersebut, misalnya kurangnya satu persyaratan yang harus dipenuhi.
Jika hal ini terjadi, tentu akan membuat kita merasa menyesal karena harus mengulang lagi tahun depan atau di periode yang akan datang.
Maka itu, baca informasi dengan sebaik-baiknya dan periksa kembali berkas yang akan diserahkan untuk mendaftar beasiswa.
3. Mengabaikan skill bahasa asing
Kuliah ke luar negeri tentu membutuhkan sertifikasi bahasa asing dari lembaga resmi.
Misalnya, bahasa inggris yang diperlukan untuk persyaratan beasiswa yakni TOEFL atau IELTS dengan nilai tertentu.
Baca Juga: 4 Langkah Penting sebelum Mendaftar Kampus untuk Kuliah Online
Belajar bahasa asing untuk mendapatkan skor tertentu tentunya tidak bisa dilakukan semalam ya, Kawan Puan.
Sehingga, kamu harus mempersiapkan skill bahasa asing jauh-jauh hari.
4. Kurang aktif organisasi
Melibatkan diri dalam kegiatan organisasi sebaiknya dimulai sejak sekolah atau perkuliahan.
Saat ini ada banyak sekali organisasi maupun komunitas yang bisa kamu ikuti.
Mengikuti organisasi bukan hanya bermanfaat untuk diri sendiri yang dapat menambah pengalaman di CV.
Tetapi, mengikuti organisasi juga akan mengasah kemampuanmu dalam bersosialisasi dengan tipe orang berbeda untuk mencapai tujuan yang bermanfaat.
Mulai sekarang coba ikuti organisasi atau komunitas yang bermanfaat, ya.
Baca Juga: Jangan Sia-Siakan Gelar Cum Laude yang Kamu Punya, Masukkan ke Resume pada Bagian Ini!
5. Terlalu banyak pertimbangan
Selain masalah biaya, memikirkan cara beradaptasi, lingkungan, tempat tinggal, budaya di negeri orang menjadi pertimbangan tersendiri saat kamu akan mendaftar beasiswa.
Terlalu banyak pertimbangan dapat menggagalkan niatmu kuliah di negara impian.
Maka itu, mulai dulu dengan mencari universitas yang menjadi incaranmu.
Kemudian, lengkapi semua persyaratan kampus tujuan dan beasiswa.
Kemudian, ikuti seleksinya dengan sunguh-sungguh dan berikan yang terbaik.
Nah itu dia lima kesalahan yang bisa terjadi saat mendaftar beasiswa luar negeri.
Mulai sekarang, persiapkan dengan baik, ya. (*)

:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/jalur-seleksi-mandiri-ui-ugm-ipb-20210607063628.jpg)