Aplikasi Zoom Rilis Fitur Penerjemah Otomatis untuk Dukung Produktivitas
Untuk mendukung produktivitas para pelajar hingga karyawan yang sekolah maupun bekerja dari rumah, aplikasi Zoom merilis fitur baru yakni terjemahan.
Parapuan.co - Aplikasi Zoom merilis fitur baru yakni penerjemah otomatis untuk meningkatkan produktivitas pelajar maupun karyawan.
Fitur penerjemah otomatis ini dirilis dalam acara konferensi Zoomtopia tahunannya.
Dalam acara tersebut, Zoom mengumumkan bahwa mereka merilis fitur transkripsi dan terjemahan.
Kedua fitur tersebut dirancang sedemikian rupa untuk membuat panggilan video lebih produktif dan memudahkan budaya kerja jarak jauh di masa pandemi ini.
Baca Juga: Waitlist Dihapus hingga Backchannel, Ini Perubahan Terbaru pada Clubhouse
Memang tidak dimungkiri ya, kalau selama pandemi ini kita melakukan berbagai acara secara virtual.
Maka tidak heran juga kalau banyak dari kita yang membutuhkan aplikasi untuk menunjang kolaborasi dan komunikasi jarak jauh.
Zoom dipilih karena layanannya bisa mengakomodasi kebutuhan masyarakat bekerja dari rumah.
Kembali lagi pada fitur terjemahan Zoom, fungsi tersebut akan berlaku untuk multi-bahasa dan dilakukan secara real-time untuk panggilan Zoom.
Fitur terjemahan real-time baru akan membantu mengurangi hambatan bahasa selama panggilan video.
Fitur terjemahan direncanakan bakal mulai aktif tahun depan dan bisa berjalan serta digunakan untuk menerjemahkan 12 bahasa.
Zoom akan menggunakan algoritma yang didukung sistem artificial intellegent (AI) dan machine learning (ML).
Dua sistem tersebut akan menerjemahkan apa yang dikatakan pembicara ke dalam teks.
Baca Juga: Ini Dia 5 Bocoran Fitur Baru Twitter, Salah Satunya Remove Followers
"Kami berencana untuk memperluas transkripsi otomatis Zoom ke 30 bahasa dan menambahkan terjemahan langsung ke 12 bahasa di tahun depan," kata pihak perusahaan, dikutip dari Gadget 360.
Adanya fungsi terjemahan ini juga berhubungan dengan akuisisi yang dilakukan oleh pihak Zoom terhadap perusahaan penerjemahan bernama Kites.
Zoom membeli perusahaan asal Jerman tersebut pada bulan Juni lalu dengan jumlah biaya yang tidak bisa diungkapkan.
Di samping fitur penerjemahan, Zoom juga punya pembaruan fitur papan tulis yang memudahkan pembelajaran daring.
Papan tulis berfungsi sebagai kanvas digital dan memungkinkan pengguna untuk berinteraksi melalui tulisan atau gambar secara bebas layaknya pada papan tulis.
Pembaruan fitur ini berfungsi untuk memungkinkan pengguna menggunakan Zoom Whiteboard dari berbagai perangkat.
"Kami juga bekerja sama dengan Oculus dari Facebook untuk membangun integrasi Zoom Whiteboard untuk Oculus Horizons Workrooms," tambah pihak perusahaan.
"Fitur tersebut akan memungkinkan pengguna untuk mengakses papan tulis dalam lingkungan realitas virtual," lanjutnya.
Baca Juga: Lindungi Pengguna dari Ujaran Kebencian, Instagram Rilis Fitur Limits dan Hidden Words
Perusahaan juga mengumumkan fitur baru yang disebut Hot Desking untuk memungkinkan pengguna memesan meja dan ruang di kantor mereka menggunakan peta interaktif.
Fitur ini akan tersedia pada akhir tahun ini dan difungsikan untuk mempermudah alur kerja perkantoran dengan jarak jauh
Dengan fitur yang dinamakan Smar Gallery Zoom Rooms, perusahaan berencana untuk mengatur ruang pertemuan.
Fitur sederhana lainnya yang akan diluncurkan tahun depan adalah Zoom Widget, Zoom Phone, Zoom Chat's Huddle View, yang keterangannya masih dirahasiakan.
(*)