Muncul Stretch Mark di Payudara? Tak Perlu Panik, Ini 6 Penyebabnya!
Tidak perlu panik, ternyata ini 6 penyebab munculnya stretch mark di payudara. Salah satunya ialah fluktuasi berat badan.
Parapuan.co - Apakah Kawan Puan pernah panik karena tiba-tiba menemukan ada stretch mark di payudara kamu?
Tenang saja, melansir Cleveland Clinic, dermatologis Asfa Akhtar, DO., mengatakan bahwa sebagian besar stretch mark ialah bagian dari pertumbuhan dan bisa memudar.
"Stretch mark pada payudara kamu adalah respons fisiologis normal terhadap peregangan kulit pada kebanyakan orang," terang dr. Akhtar.
Seperti yang kita ketahui, stretch mark yang baru terlihat seperti garis melengkung atau garis-garis yang berwarna merah muda, merah atau ungu.
Sedangkan, stretch mark yang lebih tua tampak berwarna lebih terang dan memudar seiring waktu, tetapi mungkin tidak akan pernah hilang sepenuhnya.
Baca Juga: Hentikan 5 Gaya Hidup Ini karena Meningkatkan Risiko Kanker Payudara
Nah, menurut dr. Akhtar, berkembangnya stretch mark di payudara bisa karena berbagai alasan yang mungkin berbeda setiap orangnya.
"Dermis terletak di bawah epidermis, yang merupakan lapisan atas kulit kamu,” jelas dr. Akhtar.
Nah, dermis memiliki kerangka jaringan ikat yang mencakup kolagen, elastin, dan fibrillin. Stretch mark dapat berkembang ketika ada perubahan pada jaringan ikat itu.
Kali ini, PARAPUAN telah merangkum 6 alasan terjadinya perubahan kulit yang menjadi penyebab munculnya stretch mark di payudara. Apa saja?
1. Fluktuasi berat badan
Fluktuasi berat badan yang tiba-tiba, termasuk kehamilan dan percepatan pertumbuhan juga dapat menyebabkan stretch mark di payudara.
Penambahan berat badan berkaitan dengan peningkatan lemak dan jaringan ikat, yang menyebabkan ukuran payudara tumbuh dan mengarah pada perkembangan stretch mark.
Di sisi lain, penurunan berat badan signifikan dapat menurunkan tingkat kolagen dan elastisitas kulit, yang juga dapat menyebabkan stretch mark.
2. Perubahan hormonal
Bagi Kawan Puan yang masih remaja, ketahuilah bahwa perubahan kulit selama masa pubertas adalah alasan paling umum untuk stretch mark di payudara.
"Mereka berkembang ketika kulit kamu meregang dengan cepat saat payudara kamu berkembang,” terang dr. Akhtar.
Tidak hanya itu, dr. Akhtar pun bilang, "Kami juga melihat stretch mark di payudara wanita hamil saat payudara mereka membesar."
Baca Juga: 7 Ciri-Ciri Kanker Payudara Tahap Awal yang Harus Diwaspadai Selain Benjolan
3. Kondisi Komorbid
Kawan Puan perlu tahu bahwa komorbiditas adalah dua atau lebih kondisi medis yang terjadi bersama-sama atau tepat setelah satu sama lain.
"Beberapa orang yang mengalami stretch mark di payudara juga memiliki kondisi lain, seperti obesitas atau sindrom Cushing (gangguan yang disebabkan oleh terlalu banyak hormon stres kortisol),” kata dr. Akhtar.
4. Keturunan atau genetik
Cobalah lihat orang tuamu karena, dr. Akhtar bilang, "Beberapa orang secara genetik cenderung mengembangkan stretch mark."
5. Pertumbuhan otot
Peningkatan massa otot yang cepat, yang dapat terjadi pada atlet angkat besi, adalah penyebab umum lain dari stretch mark.
6. Obat-obatan
Ternyata, orang dewasa dapat mengembangkan stretch mark di payudara dari minum obat yang tiba-tiba meregangkan kulit mereka.
Obat-obatan ini termasuk penggunaan kortikosteroid sistemik jangka panjang.
Lantas, apakah stretch mark di payudara bisa dicegah?
Kawan Puan bisa berusaha untuk mencegah munculnya stretch mark di payudara, tetapi hal itu tidak bisa dihindari dan dicegah sepenuhnya.
Maka itu, dokter menyarankan agar kulit Kawan Puan tetap terhidrasi dengan baik dan, bila memungkinkan, hindari perubahan berat badan yang tiba-tiba.
Selain itu, Kawan Puan pun dapat melembapkan kulitmu. Meski, tidak ada bukti kuat yang mendukung penggunaan krim dan pijat sebagai cara untuk mencegah stretch mark.
Baca Juga: Ini Alasan Pakai Bra Khusus Ketika Olahraga Penting Bagi Perempuan
Akan tetapi minyak, kelapa dan produk yang mengandung asam hialuronat bisa menghidrasi kulit Kawan Puan, sehingga dapat membantu.
"Meskipun tidak setiap anak muda mengalami stretch mark di payudara mereka ketika mereka mencapai pubertas, memijat dan melembapkan area tersebut dapat membantu sebelum mereka berkembang," kata dr. Akhtar.
Namun, kabar baiknya adalah bahwa stretch mark di payudara sama sekali tidak berbahaya. Sehingga, cara terbaik untukmu adalah belajar untuk hidup dengannya. (*)