Jumat, 29 Agustus 2025

Bisa Meghambat Kemajuan Karier, Apa Itu Pola Pikir Scarcity Mentality?

Bisa menghambambat kemajuan kariermu, yuk kenali apa itu pola pikir scarcity mentality yang harus kamu hindari!

Penulis: Fira Firoh
Ilustrasi Parapuan Foto 2022-02-16 18:01:53 

Parapuan.co- Kondisi persaingan kerja di dalam lingkungan kantor memang kerap terjadi.

Tak heran jika kondisi tersebut bisa memicu munculnya scarcity mentality

Istilah ini memang masih asing di telinga orang-orang namun kerap terjadi di lingkungan kantor.

Mengutip dari laman Kompas.com yang tayang di Parapuan.co, scarcity mentality adalah pola berpikir yang didasari ketakutan dan kecemasan.

Hal itu tampak seperti takut tersaingi, takut terkalahkan, hingga takut terlihat buruk.

Tentu saja pola pikir ini tidak sehat karena kamu memiliki kepercayaan bahwa semua tidak akan berubah dan hal itu telah tertanam di alam bawah sadar.

Scarcity mentality bisa berwujud melalui kalimat “Ya memang seperti itu keadaannya, tidak mungkin berubah” atau dengan perilaku menyabotase dan membatasi diri sendiri dengan kalimat, “Aku tidak bisa, punyaku tidak cukup. Aku tidak punya uang. Aku tidak tahu harus apa".

Untuk mengenali lebih dalam mengenai pola pikir ini, berikut tanda-tanda scarcity mentality ada di pikiranmu!

1) Mengumpulkan semua benda yang bisa dikumpulkan hingga memenuhi rumah dan sulit menyisihkan barang;

Baca juga: Razan Izazi Bagikan Pengalaman 7 Tahun Bekerja Sebagai Content Writer

2) Sulit menerima affirmasi positif seperti pujian, hadiah, hingga kebaikan;

3) Kerap kali meremehkan pencapaian diri sendiri dan orang lain;

4) Saat dipuji, orang dengan scarcity mentality biasanya menjawab, "Ah, tidak ah, biasa saja...";

5) Selalu merasa kurang dan pelit ilmu, seperti tidak memberikan tips, mencuri, menipu, menutup-nutupi sesuatu, takut orang lain lebih jago dari dirinya, takut orang lain lebih diuntungkan, mencari jalan pintas, tidak mau mengeluarkan modal untuk mendapatkan ilmu, hingga takut tersaingi.

Jika kondisi scarcity mentality ada pada dirimu, kamu tidak perlu menyalahkan diri sendiri.

Pasalnya cara berpikir seperti ini bisa terbentuk karena orangtua, keluarga hingga lingkungan kita berada.

Tanpa sadar, cara orang di sekitar kita berpikir juga bisa mempengaruhi pola pikirmu.

Lalu bagaimana cara mengatasi pola pikir scarcity mentality yang sudah tertanam di pikiran kita?

Baca juga: Hillary Brigitta Lasut, Sosok Politikus Perempuan Termuda di DPR

Hal pertama yang perlu kamu lakukan ialah dengan mempelajari scarcity mentality.

Kemudian gali apa saja yang ada dipikiran lalu menyadari pikiran-pikiran itu tanpa penghakiman.

Usai menyadari, lakukan pengategorisasian, apakah pikiran tersebut merupakan buah dari pola pikir scarcity mentality atau bukan.

Kedua, kamu bisa berkonsultasi langsung dengan ahlinya seperti psikolog.

Itu tadi beberapa hal mengenai scarcity mentality yang tanpa sadar sering dialami oleh pekerja kantor.

Apakah kamu pernah mengalami kondisi mental scarcity mentality saat berada di lingkungan kantor? (*)

Sumber: Parapuan
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan