Selasa, 12 Mei 2026

Penuh Kehangatan, Halal Bihalal Komunitas Penulis dan Penggerak Perempuan di Bandung

Halal Bihalal ini mempertemukan berbagai komunitas penulis dan penggerak perempuan dalam satu ruang kebersamaan yang penuh makna.

Tayang:
HO/IST
Ketika Rumah Menjadi Tempat Pulang, Halal Bihalal Komunitas Penulis dan Penggerak Perempuan di Bandung Penuh Kehangatan 

TRIBUNNEWS.COM - Suasana hangat terasa dalam acara Halal Bihalal yang digelar di kediaman Indari Mastuti, Founder Indscript Creative dan Indscript Community.

Pertemuan yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 12.30 WIB ini mempertemukan berbagai komunitas penulis dan penggerak perempuan dalam satu ruang kebersamaan yang penuh makna.

Acara tersebut dihadiri oleh Sari Agustia, CEO Indscript Creative, Tri W. Handayani, salah satu Pembina Ibu-Ibu Doyan Nulis (IIDN), Novi Herdiani, Ketua Umum Ibu-Ibu Doyan Nulis (IIDN) beserta para member, Feny Solehati, Ketua Umum Ibu-Ibu Doyan Bisnis (IIDB) beserta para member, Tutty Amalia Idat, perwakilan dari komunitas NJD,Titik Jeha, dari komunitas Guru Inspiratif dan Joeragan Artikel. Hadir pula, Evi Fauziah Fazeh, Tim Divisi Buku IIDN yang sengaja datang dari Tangerang Selatan.

Kehadiran berbagai komunitas ini menciptakan suasana silaturahmi yang hangat. Para peserta datang dengan membawa makanan untuk potluck dan saling berbagi cerita tentang perjalanan komunitas serta pengalaman hidup.

Indari Mastuti menyampaikan bahwa pertemuan seperti ini menjadi ruang penting bagi komunitas untuk saling menguatkan.

Menurutnya, banyak komunitas besar yang sebenarnya lahir dari pertemuan kecil dan sederhana, namun memiliki dampak yang besar bagi banyak orang.

Salah satu sesi yang menarik perhatian peserta adalah refleksi yang disampaikan oleh Sari Agustia mengenai makna kembali kepada fitrah setelah menjalani berbagai perjalanan hidup.

Penjelasan tersebut disampaikan secara sederhana namun menyentuh, mengingatkan bahwa setiap orang selalu memiliki kesempatan untuk kembali menjadi pribadi yang lebih baik.

Dalam sesi berbagi, Indari juga menceritakan perjalanan komunitas yang dibangun selama ini. Ia menjelaskan bahwa semuanya berawal dari langkah kecil melalui media sosial hingga akhirnya berkembang menjadi komunitas yang aktif dan terus bertumbuh.

Meski perjalanan tidak selalu mudah, komunitas tersebut tetap bertahan dan menjadi ruang belajar serta saling mendukung bagi para anggotanya.

Indari juga mengingatkan pentingnya kekuatan tulisan bagi setiap anggota komunitas. Menurutnya, tulisan bukan hanya rangkaian kata, tetapi juga menjadi warisan pemikiran, pengalaman, dan nilai kebaikan yang dapat memberikan dampak luas bagi banyak orang.

Sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan komunitas dan ruang-ruang pertemuan yang menguatkan perempuan, acara ini turut disponsori oleh produk Ciomy. Produk ini dikenal sebagai salah satu brand yang menghadirkan pilihan makanan ringan yang praktis dan digemari berbagai kalangan. Kehadiran Ciomy dalam kegiatan ini tidak hanya menambah semarak suasana kebersamaan, tetapi juga menjadi bagian dari dukungan terhadap aktivitas komunitas yang mendorong kreativitas, kolaborasi dan silaturahmi.

Kolaborasi semacam ini dinilai semakin relevan di tengah berbagai tantangan global yang diperkirakan akan semakin terasa menuju Krisis 2030. Dalam kondisi yang tidak selalu pasti, komunitas dinilai menjadi salah satu kekuatan sosial yang mampu menjaga semangat, memperkuat jaringan, serta membuka peluang baru bagi anggotanya untuk tetap bertahan dan berkembang dalam berbagai situasi.

Acara Halal Bihalal ini menjadi pengingat bahwa perubahan besar tidak selalu lahir dari panggung besar. Terkadang, perubahan justru lahir dari ruang sederhana, dari pertemuan kecil yang dipenuhi ketulusan.

Hari itu, rumah bukan hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga menjadi tempat pulang bagi banyak hati yang ingin kembali saling menguatkan dalam perjalanan hidup dan karya.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved