Selasa, 14 April 2026

Pemilu 2014

KPU Harapkan Oi Berpartisipasi Awasi Jalannya Pemilu 2014

Para penggemar Iwan Fals, yang terhimpun dalam komunitas Oi dimintai ikut mengawasi jalannya Pemilu 2014

Penulis: Willem Jonata
Tribunnews/JEPRIMA
Musisi dan penyanyi, Virgiawan Listanto atau yang lebih dikenal sebagai Iwan Fals saat tampil pada konser yang bertajuk 40 Tahun Eros Djarot Berkarya di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (14/2/2014) malam. Konser musik yang menyuguhkan lagu-lagu karya Eros Djarot ini menghadirkan lebih dari 10 musisi ternama Indonesia dengan tiga komposer handal, yakni Erwin Gutawa sebagai Conductor, Jay Subiakto sebagai Art Director, dan Mira Lesmana sebagai Script Director. Pada kesempatan tersebut Iwan membawakan dua lagu berjudul Perubahan dan Tuhan Ampuni Dosa Kami . 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willem Jonata

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Iwan Fals berharap Pemilu 2014 berlangsung tertib. Namun, belum juga dimulai, tercatat ada sekitar 900 pelanggaran pemilu. Iwan kemudian menanyakan bagaimana KPU mengatasi pelanggaran tersebut.

Ketua Komisi Pemilihan Umum Husni Kamil Manik, yang naik ke atas panggung konser "Suara Untuk Negeri" di Silang Monas, Jakarta Pusat, memberi penjelasan terhadap pertanyaan yang diajukan Iwan.

"KPU sudah mengaturnya supaya tertib," ucap Husni. Namun, diakuinya jangkauan KPU memang terbatas. "Tidak sebesar penggemarnya Bang Iwan," ucapnya.

Maka dari itu, ia mengharapkan supaya Oi (penggemar Iwan Fals, komunitas Orang Indonesia -LSM yang digagas Iwan Fals) turut serta memantau dan mengawasi adanya pelanggaran yang kemungkinan terjadi pada pesta demokrasi tersebut.

"Mari kita memantaunya sama-sama supaya kita bisa menertibkannya," ucap Husni.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved