Pemilu 2014

KPU: Pelaksanaan Pileg di Sumba Barat Daya Tetap 9 April

Hal tersebut didukung dengan dukungan dan kesiapan TNI dan Polri yang menjamin penyelenggaraan pemilu aman

KPU: Pelaksanaan Pileg di Sumba Barat Daya Tetap 9 April
KOMPAS/LUCKY PRANSISKA
Anggota Komisi Pemilihan Umum, Arif Budiman

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengaku, pelaksanaan Pemilu Legislatif 2014 di Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, diharapkan terlaksana pada 9 April, meski berapa waktu lalu ada insiden massa membakar KPU Sumba Barat Daya pekan lalu.

"Adanya keinginan bersama dari Forkompinda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) agar penyelenggaraan pemilu DPR, DPD dan DPRD Sumba Barat Daya tetap dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditetapkan KPU," ujar komisioner KPU, Arief Budiman di Jakarta, Rabu (2/4/2014).

Menurut Arief, harapan tersebut tersampaikan dalam rapat bersama unsur pimpinan pada 28 April 2014 di Gedung KPU Kabupaten Sumba Barat Daya. Hal tersebut didukung dengan dukungan dan kesiapan TNI dan Polri yang menjamin penyelenggaraan pemilu aman.

Arief menambahkan, KPU Pusat sudah menyelesaikan produksi logistik yang terbakar atas insiden tersebut, seperti surat suara, tinta, segel, hologram, formulir C dan D DPD serta template. Dikatakan Arief, khusus template saat kejadian belum dikirim ke KPU Sumba Barat Daya sehingga utuh.

Dalam kejadian tersebut, logistik pemilu seperti sampul, kotak dan bilik suara, formulir C1 sampai 6 DPRD Provinsi NTT, seluruhnya terbakar. Inilah diadakan ulang KPU Pusat dan sudah diproduksi. "Jumlah detailnya saya tidak ingat. Tapi pencetakan surat suara yang rusak sudah selesai, besok diselesaikan pencetakan formulir, dan langsung kirim," imbuhnya.

Bedanya dengan dulu, Arief melanjutkan, logistik yang sekarang diproduksi di pabrik seperti surat suara langsung dilipat di pabrik. Sehingga KPU Kabupaten Sumba Barat Daya tinggal pakai. KPU sendiri mengaku belum menghitung kerugian yang ada pascainsiden pembakaran oleh massa.

Untuk mendukung jalannya penyelenggaran pileg tetap 9 April, KPU Pusat sudah memperhitungkan baik segi keuangan maupun waktu terkait pengadaan dan distribusi logistik pemilu, termasuk sewa kantor dan gudang berikut sarana dan prasarana kantornya. Semuanya sudah dipenuhi oleh KPU Pusat.

Pada Jumat pekan lalu, kantor KPU Sumba Barat Daya dibakar massa, Jumat (28/3) sore. Logistik pemilu, termasuk surat suara DPR, DPD, dan DPRD Propinsi, Kabupaten atau Kota yang sudah dilipat dan dikemas ikut terbakar.

Api tidak cepat menjalar karena logistik dalam kondisi tertumpuk. Meski demikian, aparat keamanan maupun warga tak berani masuk menyelamatkan barang-barang, termasuk logistik, karena massa menaruh beberapa bom molotov di dalam ruangan.

Upaya pemadaman api dengan mobil water canon milik Polres Sumba Barat. Beberapa mobil tangki, termasuk milik Dinas PU juga digerakan namun tak cukup membantu karena kehabisan air. Ditambah, tak ada sumber air dekat lokasi kejadian.

Penulis: Y Gustaman
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved