Pemilu 2014

Cak Imin: Puluhan Ribu Pemilih Luar Negeri Gagal Memilih

Pria yang akrab disapa Cak Imin itu mengatakan ketidaklancaran proses pemungutan suara di luar negeri banyak terjadi di Hongkong

Cak Imin: Puluhan Ribu Pemilih Luar Negeri Gagal Memilih
Koresponden Tribunnews.com Tokyo/Richard Susilo
Suasana Pemilu diluar negeri 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pelaksanaan pemilu legislatif (pileg) 2014 di luar negeri dinilai Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar tidak berjalan lancar. Pihaknya pun akan mengadukan hal tersebut ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Pria yang akrab disapa Cak Imin itu mengatakan ketidaklancaran proses pemungutan suara di luar negeri banyak terjadi di Hongkong dan Malaysia. Menurutnya panitia penyelenggara pemilu luar negeri terlalu membatasi pemilih.

"Pemilu di Hongkong dan Malaysia, panitia terlalu membatasi sehingga menomorduakan yang punya hak pilih. Puluhan ribu pemilih di luar negeri gagal memilih," kata Cak Imin di kantor DPP PKB, Senin (7/4/2014).

"Oleh karen itu, pemilih di Hongkong dan Malaysia akan dikoordinir untuk mengadu ke Bawaslu," lanjutnya.

Mengenai teknis pemilu ulang di luar negeri, Cak Imin menuturkan hal tersebut sedang dipersiapkan pihaknya yang berada di Hongkong dan Malaysia. Menurutnya hal ini pun sudah diadukan ke Bawaslu.

"Harus diputuskan satu dua hari ini. Sudah diajukan ke Bawaslu, itu sudah dipersiapkan teman-teman di Hongkong dan Malaysia," tandasnya.

Penulis: Danang Setiaji Prabowo
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved