Pemilu 2014
PPS Pastikan Pemungutan Suara Tahanan KPK tak Bocor
Panitia Pemungutan Suara (PPS) memastikan keamanan hasil pemungutan suara Pileg para tahanan di Rutan KPK
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Panitia Pemungutan Suara (PPS) memastikan keamanan hasil pemungutan suara Pileg para tahanan di Rutan KPK, TPS 21, Kelurahan Karet, Setiabudi, Jakarta Selatan.
"Itu (kotak suara) disegel, ada pengawas dan saksi dua orang dari PDIP dan Gerindra," ujar Ketua PPS, Muhammad Andi, usai pemungutan suara di TPS 21 Rutan KPK, Jakarta, Rabu (9/4/2014).
Andi menjelaskan, TPS yang berada di Rutan KPK adalah TPS khusus dan merupakan bagian dari TPS 21, Kelurahan Karet, Kecamatan Setiabudi, Jaksel.
Menurutnya, ada 22 tahanan KPK dari Rutan KPK dan Rutan Pomdam Jaya yang menggunakan hak pilihnya.
Nantinya, hasil pemungutan suara dari para tahanan KPK itu akan dikumpulkan dan dihitung di TPS 21 Kelurahan Karet. "Ada satu pemilih (politisi PDIP, Emir Moeis) lagi yang sedang berada di rumah sakit," kata Andi.
Pantauan Tribun, tahanan KPK yang menggunakan hak pilih pada Pileg 2014 ini adalah mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq, Bupati Gunung Mas terpilih Hambit Bintih, mantan Deputi Bank Indonesia Budi Mulya, mantan staf Pusdiklat Mahkamah Agung Djodi Supratman, pengusaha Cornelis Nalau, Kepala Kejaksaan Praya M Subri, Direktur Kernel Oil Simon Tanjaya, mantan Ketua Bappeti Syahrul Raja Sampurnajaya, mantan Wakil Rektor UI Tafsir Nurchamid.
Selain itu, tahanan KPK lain yang ikut mencoblos, yakni mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq, pemilik PT Masaro Radiokom Anggoro Widjojo, mantan Ketua MK Akil Mochtar, mantan Menpora Andi Mallarangeng, Deviardi, Mario C Bernardo, Ahmad Fathanah, mantan Kepala SKK Migas Rudi Rubiandini, Budi Susanto, mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum, Tubagus Chaeri Wardana, Diah Soembedi, dan mantan anggota DPR Chairun Nisa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/20140409_124158_anas-mencoblos.jpg)