Minggu, 12 April 2026

Calon Presiden 2014

Hatta Rajasa Layak Disandingkan dengan Jokowi atau Prabowo

Pak Hatta itu pribadi yang bersih, santri dan religius. Prestasi politik dan ekonominya juga mumpuni.

Penulis: Johnson Simanjuntak
ist
Hatta Rajasa 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kapasitas yang dimiliki Hatta Rajasa sebagai Menteri Koordinator Perekonomian, sangat layak untuk mendampingi dua kandidat kuat calon presiden (Capres) 2014 dari PDIP Joko Widodo maupun Capres Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Pengalaman Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu selama empat periode di pemerintahan sejak era Presiden Gus Dur, Megawati dan SBY, tidak perlu diragukan lagi.

“Pak Hatta itu pribadi yang bersih, santri dan religius. Prestasi politik dan ekonominya juga mumpuni. Ditambah lagi pengalaman mengelola negara, di mana ikut dalam pemerintahan selama empat periode, maka Pak Hatta tentu sangat mengetahui apa tantangan dan apa peluang yang harus diambil pemerintahan ke depan,” kata Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPP PAN Viva Yoga Mauladi kepada wartawan di Jakarta, Selasa (15/4/2014).

Viva menegaskan, sangat rugi bagi Jokowi dan Prabowo yang tidak mau meminang Hatta Rajasa sebagai pendampingnya di Pilpres 2014.

“Rugi jika siapapun calon presiden mendatang tidak mau mengambil Hatta Rajasa sebagai cawapresnya,” kata Viva.

Ketua DPP PAN Tjatur Sapto Edy menilai, Hatta sudah malang melintang sebagai birokrat dan berada dalam pemerintahan.

“Orang sudah Menko, ketua partai. Siapa yang lebih kompeten dari Pak Hatta?," ujar Tjatur.

Menurut Tjatur, Hatta juga sangat familiar dengan parlemen. Ia menilai, ini menjadi keunggulan dari tokoh partainya itu.

"Memang wakil presiden kerja. Karena supaya bisa ikut mengendalikan jalannya pemerintahan dan bisa berkomunikasi baik dengan DPR," kata Ketua Fraksi PAN di DPR RI itu.

Untuk diketahui, sejumlah survei menempatkan nama Hatta Rajasa di posisi terkuat sebagai calon wakil presiden (Cawapres), baik mendampingi Jokowi maupun Prabowo Subianto.

Minggu (13/4/2014) lalu, Direktur Riset Saiful Muzani Research and Consulting (SMRC) Djayadi Hanan menyatakan, Prabowo-Hatta cukup potensial.

Menurut Djayadi, selain merupakan pasangan Jawa dan non-Jawa, keduanya juga pasangan capres-cawapres berbasis militer-sipil.

“Faktor subjektif, kekuatan elektoral partai, kekuatan kursi parlemen, potensi elektabilitas calon, basis massa dengan nasionalis-sekuler, nasionalis-Islam, sosio-psikologis militer-sipil, Jawa-nonJawa cukup memberi peluang," kata Djayadi.

Hasil survei Indo Barometer sebulan sebelum Pileg pun berbicara sama. Pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dianggap paling mampu bersaing dengan Jokowi dan siapa pun calon wakilnya.

Hasil survei kerja sama Indo Barometer-Laboratorium Psikologi Politik Universitas Indonesia menyatakan, dukungan kepada Jokowi akan makin meningkat bila ia berpasangan dengan Hatta Rajasa.

Lembaga kajian politik Pusat Data Bersatu (PDB) mengumumkan hasil survei capres-cawapres. Dalam survei kepada 1.200 responden, pasangan Prabowo–Hatta melejit dengan perolehan suara 10,2 persen.

Dengan raihan suara di atas 7 persen pada hitungan cepat pemilu legislatif, PAN semakin optimis Hatta maju dalam Pilpres 2014.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved