Senin, 13 April 2026

Pemilu 2014

Gede Pasek: Suara Demokrat 9 Persen Itu karena SBY Kampanye Keliling

Bahkan, dia menyakini suara itu datang karena keberhasilan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)

Penulis: Edwin Firdaus
Warta Kota/henry lopulalan/henry lopulalan
BESUK ANAS - Mantan angota DPR I Gede Pasek menemani pengamat politik Yudi Latif dan Mantan Anggota DPR Muhammad Misbakhun yang hendak membesuk mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum yang di tahan di Gedung Komisi Pemberatas Korupsi, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis(20/2/2014). (Warta Kota/henry lopulalan) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Politikus Partai Demokrat, Gede Pasek Suardika mengaku puas dengan perolehan suara partainya yang menurut hitung cepat sejumlah lembaga, mendapat 9-10 persen pada Pileg 2014. Bahkan, dia menyakini suara itu datang karena keberhasilan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Itu suatu prestasi di dalam menjaga marwah partai, karena diprediksi sebelumnya kan 5, 6, 7 persen. Tapi kemudian, ketika Pak SBY turun, kampanye keliling saya kira syukur Alhamdulillah itu kan dijaga," kata Pasek kepada wartawan sebelum menjenguk Anas di Rutan KPK, Jakarta, Kamis (17/4/2014).

Pasek meyakini SBY masih cukup berhasil mempertahankan suara Partai Demokrat, jika dibandingkan dengan hasil survei yang dirilis beberapa lembaga survei.

Meski begitu, Pasek yang memilih tidak maju lagi sebagai calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI itu, mengakui di beberapa daerah suara Demokrat turun drastis. Dia mengklaim hal itu tidak terjadi di Bali.

"Meskipun beberapa daerahnya jeblok, tapi untuk di Dapil saya di Bali relatif masih lebih baiklah. Meskipun saya tidak maju ke DPR RI lagi, tetapikan hasilnya tetap terukur yah," kata Pasek.

Menurut Pasek perolehan Demokrat dalam pemilu legislatif merupakan keberhasilan SBY, menahan laju turunnya suara Demokrat.

"Ketika beliau (SBY) turun kampanye, bisa naik. Dapat dibayangkan kalau enggak pak SBY yang turun kampanye mungkin hasilnya jauh lebih jeblok lagi, apalagi, kalau hanya sebatas ketua harian saja, yang turun tentu akan lebih berat lagi," imbuhnya.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved