Jumat, 10 April 2026

Kisruh PPP

Sekjen PPP: SMS Suryadharma Seperti Perintah Harian Pangkopkamtib

SDA menegaskan dirinya mengambilalih roda organisasi partai.

Editor: Rendy Sadikin
Warta Kota/Adhy Kelana (Kla)
Ketua Umum PPP, Suryadharma Ali ( kanan) bersama Bakal calon Presiden dari Partai Gerindra, Prabowo Subianto (tengah) usai memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan di Kantor DPP PPP, Jakarta, Jumat (18/4/2014). Suryadharma Ali menegaskan, PPP menyampaikan dukungan kepada Prabowo Subianto sebagai bakal capres untuk menuju Pilpres 2014. (Warta Kota/adhy kelana) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy menyesalkan adanya pesan singkat dari Ketua Umum Suryadharma Ali (SDA) terkait kisruh partai berlambang Kabah itu. SDA menegaskan dirinya mengambilalih roda organisasi partai.

"Itu kaya perintah harian Pangkopkamtib, jadi ingat Laksamana Soedomo jaman dulu itu ada perintah harian Pangkopkamtib itu, tetapi itu bukannya jamannya lagi," kata pria yang akrab dipanggil Romy itu di Gedung DPP PPP, Jakarta, Sabtu (19/4/2014).

Romy juga mempertanyakan dasar SDA mengeluarkan pesan singkat tersebut. Menurut Romy, pengambilalihan tersebut harus memiliki landasan konstitusi partai. "Pengambilalihan partai menjadi dirinya itu kan tidak miliki landasan hukum atas dasar apa," katanya.

Ia menegaskan tidak ada ketua umum partai dimanapun yang mengambil seluruh organisasi dengan melanggar AD/ART partai. "Ini semakin mengukuhkan kemarin disampaikan bahwa beliau menempatkan di atas konstitusi partai, kita ingatkan untuk kembali pada konstitusi partai," katanya.

Sebelumnya diberitakan, ditengah situasi yang memanas, muncul pesan yang mengatasnamakan Ketua Umum PPP Suryadharma Ali. Dalam pesan tersebut SDA menyatakan mengambil alih roda organisasi partai.

Ass ww. Diserukan kepada Yth : PH DPP PPP, Majelis2 DPP PPP dan Mahkamah Partai DPP PPP, Para Ketua DPW PPP, Mantan Wakil Ketua Umum DPP PPP, Mantan Ketua DPW PPP, bahwa PPP pada saat ini dalam kondisi yang TIDAK BIASA, karena itu Saya Suryadharma Ali Ketua Umum DPP PPP untuk sementara mengambil alih seluruh tugas, fungsi dan tanggung jawab kepartaian dalam rangka menormalkan kembali kondisi partai dari kekacauan.

Oleh karena itu, segala macam surat2 termasuk surat undangan dari DPP PPP untuk keperluan apapun, bila dalam bentuk surat HARUS Ditandatangani oleh Saya Ketua Umum yang sah yg dipilih oleh Muktamar. Apabila dalam bentuk SMS, maka nomor telepon ini 08118772XXX dan 08111333XXX adalah nomor telepon yang merepresentasikan Ketua Umum DPP PPP. Di luar itu, maka surat apapun yg dikeluarkan atau sms apapun yg dikirim atas nama DPP PPP, ADALAH LIAR. !!!

Pesan singkat itu kemudian Tribunnews.com konfirmasi kepada Ketua Bapillu PPP Fernita Darwis. "Sepakat," kata Fernita kepada Tribunnews.com, Sabtu (19/4/2014).

Fernita mengaku mendapat pesan serupa di telepon selulernya. "Iya itu dari Pak SDA. Menyikapi rapimnas ini," kata Fernita.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved