Calon Presiden 2014
Darmin Nasution Diusulkan Cawapres Jokowi, Pengamat Ekonomi: Darmin Sosok yang Paham Masalah
Nama Darmin awalnya diusulkan oleh ekonom Faisal Basri
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Nama-nama baru terus bermunculan untuk bursa calon wakil presiden Joko Widodo. Sebelumnya, nama Ketua KPK Abraham Samad, Ketua PMI Jusuf Kalla sampai mantan ketua MK Mahfud MD digadang-gadang bakal mendampingi bakal calon presiden PDI Perjuangan tersebut.
Kini, eks Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution muncul ke permukaan. Nama Darmin awalnya diusulkan oleh ekonom Faisal Basri. Menurutnya mantan Dirjen Pajak Kementerian Keuangan tersebut sosok yang bersih dan tidak pernah terlibat kasus korupsi.
Menanggapi usulan itu, Pengamat Ekonomi, Aviliani mendukung jika Darmin Nasution mendampingi Joko Widodo jadi cawapres. Menurutnya, Darmin adalah orang yang sangat mengerti sebuah permasalahan terbukti saat dia memimpin Bank Indonesia, negara bisa keluar dari krisis.
"Pak Darmin berani mengeluarkan keputusan bahwa eksportir harus lapor lalu suku bunga diumumkan, ini kan semua sangat diatur membuat semuanya simetrik," kata Aviliani kepada Tribunnews.com, Sabtu(17/5/2014).
Hanya saja lanjut Aviliani, meski dirinya mendukung Darmin menjadi cawapres Joko Widodo ada beberapa catatan yang harus diperhatikan. Pertama, katanya tingkat keterpilihan Darmin hanya kuat di tataran elite.
"Kalau orang elite sangat senang jika Darmin dicalonkan. Ingat lho 60 persen pemilih kita itu dari lower class, apa orang dari kalangan lower class mengerti siapa Darmin," katanya.
Berikutnya, nasib Darmin Nasution akan seperti pendahulunya yakni Boediono, dimana rawan digoyang di legislatif apabila koalisi parpol tidak kuat mendukungnya.
"Ini seperti Boediono kedua karena dia tidak diusung parpol manapun. Di DPR susah, SBY yang memilih Boediono saja sudah menang majority susah," ujarnya.