Rabu, 8 April 2026

Calon Presiden 2014

Ahok Salahkan Dua Partai Soal Taman Rusak di KPU

"Dua kubu sama. Kalau anda punya mental mau jadi presiden tapi mental seperti ini, bisa pusing nanti. Dua kubu sama saja," ujar Basuki.

Editor: Rendy Sadikin
Warta Kota/Henry Lopulalan
Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama melakukan pencoblosan surat suara Pemilihan Umum Legislatif di TPS 67 Blok 8 RW 014 Muara Karang, Penjaringan, Jakarta Utara. Rabu (9/4/2014). (Warta Kota/Henry Lopulalan) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menyalahkan dua partai pengusung calon presiden dan calon wakil presiden yang merusak taman depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) saat pendaftaran.

"Dua kubu sama. Kalau anda punya mental mau jadi presiden tapi mental seperti ini, bisa pusing nanti. Dua kubu sama saja," ujar Basuki atau akrab disapa Ahok di Balai Kota, Jakarta, Rabu (21/5/2014).

Mantan Bupati Belitung Timur ini mengatakan kedua partai baik PDI Perjuangan maupun partai Gerindra telah memberikan contoh buruk dalam pendidikan demokrasi di Indonesia.

"Yang Gerindra menyatakan bahwa mereka sudah mau perbaiki. Kita juga sudah memberi peringatan bahwa ini contoh buruk. Mau memperbaiki negeri, taman saja dirusak," ucap Ahok.

Ahok mengatakan pihaknya telah memerintahkan kepada Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI untuk mendokumentasikan taman-taman yang rusak pascapendaftaran bakal calon presiden dan bakal calon wakil presiden dua hari kemarin.

"Saya sudah minta Dinas Pertamanan untuk bikin dokumentasi sebelum dan sesudah, supaya nantinya dipublikasikan dan langsung dikirim ke mereka, bukti bahwa mereka telah memberikan pendidikan politik yang buruk," kata Ahok.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved