Selasa, 14 April 2026

Calon Presiden 2014

Ketum Gerindra Instruksikan Kader dan Simpatisan Kawal Proses Penghitungan Suara

Ketua Umum Partai Gerindra Prof Suhardi menyerukan kepada seluruh kader dan simpatisan untuk terus mengawasi proses penghitungan suara

Editor: Gusti Sawabi
Tribunnews/Dany Permana
Calon presiden nomor urut 1, Prabowo Subianto didampingi Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie (kiri) dan Ketua Umum Partai Gerindra, Suhardi (kanan) menghadiri acara penandatanganan Koalisi Merah Putih Permanen, di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, Senin (14/7/2014). Ketua dan Sekjen Partai Politik pendukung pasangan Prabowo-Hatta yaitu Gerindra, PKS, PPP, Golkar, PBB, PAN, dan Demokrat guna menguatkan komitmennya menandatangani nota kesepahaman Koalisi Permanen mendukung Prabowo-Hatta. (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, M Zulfikar

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemilihan Presiden yang telah dilaksanakan pada 9 Juli 2014 kemarin telah selesai dilaksanakan. Hasil dari Pemilihan Presiden tersebut baru akan diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 22 Juli 2014 mendatang.

Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prof Suhardi menyerukan kepada seluruh kader dan simpatisan Partai Gerindra serta Koalisi Merah Putih pendukung pasangan Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa untuk terus mengawasi proses penghitungan suara.

"Alhamdulillah Pemilihan Presiden telah kita lalui sebagai proses dari pesta demokrasi. Saat ini kita semua menunggu hasil penghitungan yang akan diumumkan pada 22 Juli nanti, oleh karena itu marilah kita terus mengawal dan memantau proses penghitungan suara di KPU tingkat kabupaten/kota, provinsi, dan pusat," kata Suhardi di Jakarta, Selasa (15/7/2014).

Suhardi juga mengajak kepada para kader dan simpatisan Gerindra serta Koalisi Merah Putih untuk menahan diri dan tidak terprovokasi atas munculnya berbagai isu yang berkembang saat ini.

"Memang benar bahwa ada beberapa hasil hitung cepat yang dirilis oleh berbagai lembaga saat ini. ada yang memenangkan Prabowo-Hatta ada pula yang memenangkan pasangan Jokowi-JK. Namun hasil resmi Pilpres adalah yang akan diumumkan oleh KPU, oleh karena itu semua pihak harus bersabar dan tetap mengawasi proses penghitungan suara," tuturnya.

"Kita harus jaga agar pesta demokrasi ini berlangsung aman, tertib, dan damai. Marilah kita tetap bersikap optimis serta memperbanyak doa, Insya Allah Prabowo-Hatta akan menang dan memimpin Indonesia lima tahun ke depan," tandasnya.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved