Kamis, 9 April 2026

Alasan Cak Imin Teratas dalam Bursa Calon Ketua Umum PKB

Nama Muhaimin Iskandar diprediksi kembali menjabat sebagai Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Editor: Rendy Sadikin
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar menjadi pembicara pada diskusi publik di Jakarta Pusat, Minggu (24/8/2014). Diskusi ini bertemakan membangun Indonesia dari pertanian dan penguatan desa. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Nama Muhaimin Iskandar diprediksi kembali menjabat sebagai Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Partai itu akan menggelar Muktamar 30-31 Agustus 2014 di Jawa Timur.

Wakil Sekjen PKB Abdul Malik Haramain mengakui nama Cak Imin--sapaan karib Muhaimin--tetap teratas dalam bursa ketua umum. Ia pun memberkan alasan mengapa Cak Imin diunggulkan.

Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi itu memiliki prestasi dimana hasil perolehan suara PKB pada pemilihan legislatif 2014 meningkat. Perolehan kursi PKB dari 28 menjadi 47 kursin. "Ini prestasi luar biasa," tutur Malik di Jakarta, Kamis (28/8/2014).

Kemudian, kata Malik, selama kepemimpinan Cak Imin konsolidasi partai terjaga dengan baik. Konsolidasi dilakukan dari tingkat pusat sampai ke ranting.

Selain itu, Malik mengatakan Cak Imin membuat kondisi PKS menjadi kondusif. Hal itu berbeda saat pemilu 2009.

"Saya kira pilihan-pilihan politik Pak Muhaimin sebagai nahkoda PKB tak pernah salah, ketika menjatuhkan ke Jokowi-JK Ini plihan politik luar biasa. Karena beberapa prestasi itulah, saya anggap ketum itu masih calon yg paling kuat," ungkap Anggota Komisi II itu.

Malik mengakui belum mengetahui ada pesaing Cak Imin dalam Muktamar PKB. Ia mengatakan DPP, DPW dan DPC masih berharap Cak Imin menjabat sebagai ketua umum.

"Memang sebagian besar DPW menghendaki Muhamin kembali. Kemungkinan terpilh kembali masih Cak Imin," ujarnya.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved