Rabu, 10 Juni 2026

Calon Presiden 2014

KH Hasyim Muzadi Siap Kasih Masukan Soal Kabinet

"(Menteri) harus orang yang tidak punya masalah masa lalu, visioner, dan profesional," katanya kepada wartawan di rumahnya, Depok, Minggu (31/8/2014).

Tayang:
Editor: Y Gustaman
Warta Kota/henry lopulalan
KAMPANYE PERTAMA JK - Cawapres Jusuf Kalla bertemu dengan Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Hasyim Muzadi dan sejumlah Kyai pengelola pondok pesantren NU di hari pertama kampanye dengan memotong tumpeng, di Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (4/6/2014). Pertemuan pengurus pesantren diseluruh Indonesia ini mendukung pasangan Capres-Cawapres Jokowi-JK. Warta Kota/henry lopulalan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nurmulia Rekso Purnomo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Hasyim Muzadi dalam dua hari terakhir kedatangan presiden dan wakil presiden terpilih Joko Widodo dan Jusuf Kalla. Kedatangan Jokowi ke rumah Hasyim pada Sabtu (30/8/2014), dan disusul JK sehari setelahnya.

Hasyim mengaku sempat menyampaikan gagasannya soal kabinet yang ideal dalam pertemuan dengan keduanya. "(Menteri) harus orang yang tidak punya masalah masa lalu, visioner, dan profesional," katanya kepada wartawan di rumahnya, Depok, Minggu (31/8/2014).

Soal Menteri Agama, ia menegaskan, biasanya diisi warga Nahdliyin. Kendati begitu, Menag seharusnya tidak hanya mengurusi administrasi agama seperti yang dilakukan selama ini, tapi juga mengurus pola pikir masyarakat.

Ia mengaku menyampaikan gagsan tersebut tanpa menyodorkan nama-nama, yang menurutnya pantas dijadikan menteri di Pemerintahan Jokowi-JK. Namun demikian ia mengaku siap jika dimintai pendapatnya soal nama meteri. "Kalau kita diajak berbicara ya kita bicara," imbuhnya.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved