Rabu, 10 Juni 2026

Calon Presiden 2014

Komnas HAM Minta Jokowi-JK Perkuat Lembaga Pemerintahan

Komnas HAM meminta pemerintahan Jokowi-JK untuk fokus terhadap sejumlah lembaga pemerintahan yang penting dalam rangka pemenuhan dan penegakan HAM

Tayang:
Penulis: Wahyu Aji
Editor: Gusti Sawabi
Tribunnews/Dany Permana
Presiden RI terpilih, Joko Widodo (Jokowi) didampingi Wakil Presiden terpilih, Jusuf Kalla (kiri) dan Ketua Tim Pemenangan pasangan Jokowi-JK, Puan Maharani (kanan) memberikan keterangan kepada wartawan usai menggelar dialog dengan Pimpinan Fraksi DPR RI di Jakarta, Selasa (26/8/2014). Pasangan presiden dan wakil presiden terpilih tersebut tengah menggodok nama-nama yang akan menjadi anggota kabinet dalam pemerintahannya kelak. (TRIBUNNEWS/DANY PERMANA) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) meminta pemerintahan Jokowi-JK untuk fokus terhadap sejumlah lembaga pemerintahan yang penting dalam rangka pemenuhan dan penegakan HAM seperti Jaksa Agung dan Menkopolhukam.

Menurut Komisioner Komnas HAM, Muhammad Nurkhoiron, pimpinan di dua lembaga itu harus kooperatif terhadap Komnas HAM dan punya wawasan kedepan.

"Misal Kejagung, selama beberapa periode tidak kooperatif dengan kami, pasalnya seluruh dokumen-dokumen hasil penyelidikan Komnas HAM dikembalikan. Untuk itu Jokowi-JK haruss memilih Kajagung yang kooperatif dengan Komnas HAM. Begitu juga dengan Menkopolhukam," kata Nurkhoiron, Minggu (31/8/2014).

Dirinya mengatakan, Komnas HAM juga akan terus mendorong pemerintahan Jokowi-JK untuk menuntaskan kasus-kasus pelanggaran HAM masa lalu. Menurutnya Komnas HAM perlu terus berkomunikasi dengan pemerintah untuk membahas strategi pembangunan berbasis HAM.

"Komnas HAM punya indikator untuk melihat bagaimana pembangunan yang berbasis HAM," jelasnya.

Tags
Komnas HAM
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved