Breaking News:

Sinopsis Buku

Ngulik Tren Tahun 80 dan 90an: dari Sepatu Docmart, Celana Baggy, sampai Telenovela

Mengusung konsep "sharing memory", dalam kurun waktu sebulan, anggota grup tersebut telah mencapai lebih 100.000 orang.

Gramedia
Ngulik Tren Tahun 80 dan 90an 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Penerbit Gramedia Pustaka Utama meluncurkan buku terbaru "Yang Nge-tren di Tahun 80 & 90an" karya Nicko Krisna, di Function Room Gramedia Matraman, Jakarta, beberapa waktu lalu. 

Buku kumpulan berbagai tren yang terjadi di era 80 dan 90-an ini adalah referensi koleksi data nostalgia untuk mengenang masa lalu yang terjadi di dekade tersebut. 

Berawal dari hobi untuk membuat sebuah grup Facebook berbasis "era" dengan tajuk Hits from The 80’s & 90’s, Nicko Krisna berhasil membuat wadah bagi mereka yang rindu pada gegap gempita era 80-an dan 90-an. 

Mengusung konsep "sharing memory", dalam kurun waktu sebulan, anggota grup tersebut telah mencapai lebih 100.000 orang.

Dan, seiring waktu, jumlahnya terus bertambah. Sayangnya, di bulan ketiga, grup fenomenal ini tiba-tiba saja menghilang, akibat ulah hacker.

“Agustus 2014 saya membentuk FB Group fenomenal ‘Hits From The 80’s & 90’s’ yang terkena hack di bulan November. Setelah itu saya membentuk komunitas ‘Brur & Zus’ pada November 2014, kemudian dilanjutkan mendirikan komunitas ‘Rock Hits’ di bulan Februari 2015. Semua interaksi nostalgia yang terjadi di dalam grup-grup itu kemudian saya kumpulkan menjadi buku, sehingga bisa dinikmati lebih banyak orang lagi,” ujar Nicko. 

Baca: Nicko Krisna, Cerita Era 80an dan 90an yang Tak Akan Pernah Usai

Sebagai generasi yang sangat menikmati masa itu, Nicko berhasil menyajikan hal-hal yang ngetren di tahun ’80 dan 90-an lewat bukunya.

Mulai dari musik, fashion, acara TV, film, buku dan majalah, tempat nongkrong favorit remaja di beberapa kota besar, hingga gaya anak sekolah dan remaja pacaran pada dekade itu tidak luput ditulisnya.

Mereka yang dulu melewati masa muda dengan busana berwarna-warni, gaya rambut jabrik dan kriwil, sepatu docmart, ataupun celana baggy, akan mengenang kembali masa itu bersama buku ini.

“Buku ini saya dedikasikan kepada teman-teman se-angkatan, yang pernah menjadi saksi hidup, betapa menyenangkannya tahun 1980 dan 1990-an, di mana segala sesuatunya terjadi secara organik, langit masih sangat cerah, hutan-hutan hijau bertebaran di mana-mana, mal masih bisa dihitung dengan jari, dan polusi masih belum sebanyak sekarang. Sungguh sebuah pengalaman yang tak ternilai harganya,” tambah Nicko.

Buku "Yang Nge-tren di Tahun 80 & 90an" akan tersedia di seluruh toko buku dan toko buku online di seluruh Indonesia sejak pertengahan September 2016.

Buku yang dicetak full colour ini menjadi persembahan terakhir Nicko untuk hal-hal berbau sentimental journey, yang setelah ini lebih memilih untuk tetap berada di belakang kegiatan-kegiatan komunitas yang ia bentuk, untuk menjadi inisiator pergerakan komunitas-komunitas tersebut. (Wisnu/GPU)

Editor: Mohamad Yoenus
Sumber: Gramedia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved