Pendidikan

Kampus-kampus Berikut Sediakan Prodi Youtuber dan Gamer, Kemenrisetdikti Beri Respon Positif

Kampus-kampus berikut ini telah membuka prodi tak biasa, seperti Youtuber atau Gamer, dan mendapat respon positif dari Kemenristekdikti.

Kampus-kampus Berikut Sediakan Prodi Youtuber dan Gamer, Kemenrisetdikti Beri Respon Positif
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Sejumlah Gamers bertanding game online PUGB mobile dalam turnamen 'NXL Mobile Esport Cup 2019' di lantai dasar Mangga Dua Mall di Jakarta, Minggu (17/3/19). Turnamen yang diikuti ratusan gamers bertanding di game Mobile Legends dan PUBG Mobile diharapkan kedepannya pemerintah mendorong ekosistem yang positif dan sehat serta tidak menggangu kegiatan belajar mengajar. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Kampus-kampus berikut ini telah membuka program studi (prodi) tak biasa, seperti Youtuber atau Gamer, dan mendapat respon positif dari Kemenristekdikti.

TRIBUNNEWS.COM - Sejumlah perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia beradaptasi menghadapi era digital dengan membuka prodi kekinian yang mengakomodir hobi dan juga profesi baru masa depan.

Youtuber dan pehobi games bahkan kini memiliki kesempatan kuliah sesuai dengan minat dan bakat tersebut untuk akademik 2019/2020.

Beberapa perguruan tinggi menyediakan jurusan atau program studi khusus bagi gamer dan bahkan membuka jalur prestasi khusus untuk Youtuber.

Respon Kebutuhan Baru

Menanggapi hal itu, Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti Ismunandar menyampaikan dunia pendidikan saat ini harus merespons perkembangan zaman dengan membuka jurusan sesuai kebutuhan terkini.

"Prodi-prodi tersebut melakukan berbagai inovasi dan penyesuaian dengan kebutuhan-kebutuhan baru ini," ujar Ismunandar saat dihubungi Kompas.com, Jumat (14/6/2019).

Menurut dia, profesi Youtuber secara umum bisa menempuh studi di jurusan berkaitan dengan broadcasting dan komunikasi, sedangkan gamer bisa menyalurkan kemampuan membuat game di program studi berhubungan dengan komputer science dan desain komunikasi visual.

Ismunandar juga berharap perguruan tinggi mampu merespons berbagai kebutuhan baru di dunia kerja melalui penyediaan program studi baru serta menyesuaikan materi kuliah dan metode belajar mengajar.

"Kami mendorong perguruan tinggi selalu merespons dengan cepat berbagai kebutuhan baru ini. Mulai bidang-bidang baru yang harus dibentuk maupun melakukan berbagai penyesuaian atau update materi dan pendekatan pembelajarannya," ucap Ismunandar.

Halaman
12
Editor: Whiesa Daniswara
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved