Jumat, 29 Agustus 2025

Program Duta Bahasa Nasional, Langkah Menuju Internasionalisasi Bahasa Indonesia

Program ini diikuti oleh 62 peserta yang mewakili 34 provinsi di Indonesia dengan rentang usia antara 18 hingga 25 tahun.

IST
Dharma Rivaldo Huseini dan Theodora Marjorie Chastine Hattu, perwakilan dari provinsi DKI Jakarta berhasil menjadi Pemenang Terbaik I Duta Bahasa Nasional 2019. 

“Untuk saat ini, khususnya pada generasi milenial, tidak dapat dipungkiri kita terkena dampak dari era globalisasi. Bahasa asing memang sangat diperlukan, tapi yang perlu diingat adalah jangan sampai dengan adanya bahasa asing ini kita melupakan Bahasa Indonesia. Oleh karenanya, penting kesadaran dari kita untuk mengutamakan dan melestarikan Bahasa Indonesia, serta menguasai bahasa asing dengan baik sehingga mampu menggunakannya sesuai tempat atau kondisi. Untuk dapat mencintai bahasa kita sendiri, kenali lagi lebih dulu bahasa kita dengan baik maka kita bisa sayang. Jika kita sendiri sebagai bangsa Indonesia tidak bangga menggunakan bahasa kita, lalu bagaimana kita mau mengangkat Indonesia di mata dunia?” kata Valdo.

Wendy George, Research & Development Advisor EF Indonesia yang mewakili EF untuk menjadi salah satu juri pada audisi Duta Bahasa Nasional mengungkapkan, dirinya melihat kemampuan berbahasa asing, terutama bahasa Inggris para peserta cukup baik.

"Itu dapat menjadi modal bagi mereka untuk berkomunikasi, berdiplomasi dan mengenalkan bahasa dan budaya Indonesia ke dunia," kata dia.

 “EF sebagai lembaga pendidikan bahasa Inggris berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia. Kami akan memberikan dukungan yang diperlukan dalam program-program yang mampu mengakselerasi peningkatan Sumber Daya Manusia di Indonesia, yang salah satunya dapat dicapai melalui keterampilan berkomunikasi dan kemampuan bahasa Inggris. Orang Indonesia wajib mengutamakan bahasa Indonesia, tapi juga harus memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik sebagai bahasa Internasional, agar bangsa ini memiliki jati diri dan identitas yang semakin kuat serta memiliki daya saing untuk menghadapi persaingan global, kata Juli.

Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan