Soal Strategi Pengembangan Budaya, Nadiem Ingin Indonesia Mencontoh Korea

Menurut Nadiem, Korea Selatan berhasil memperkenalkan budayanya melalui film dan musik.

Soal Strategi Pengembangan Budaya, Nadiem Ingin Indonesia Mencontoh Korea
Tribunnews.com/ Reza Deni
Mendikbud Nadiem Makarim 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim meminta pengembangan budaya di Indonesia berkiblat ke Korea Selatan.

Menurut Nadiem, Korea Selatan berhasil memperkenalkan budayanya melalui film dan musik.

"Korea adalah salah satu contoh yang paling sukses di dunia. Dia bisa mengolah budaya dia, tapi dia juga melakukan berbagai macam unsur budaya dari lain tapi setelah itu setelah budaya dari film dan musik mereka jadi besar. Bahkan tradisi mereka pun ikut terangkat," ucap Nadiem di Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta Pusat, Rabu (27/2/2020).

"Sekarang hampir semua anak-anak Indonesia tahu tradisi dari Korea atau kata-kata Korea dan lain-lain," tambah Nadiem.

Baca: Pose Pertama BCL Usai Berkabung, Tampil Senyum Bareng Maia Estianty dan Rossa

Nadiem menginginkan budaya Indonesia dikenal di dunia internasional. Nadiem mengatakan Kemendikbud sedang mencari terobosan agar budaya Indonesia populer.

Nadiem mengatakan salah satu langkah yang bisa dilakukan adalag menggelar acara budaya kelas dunia di Indonesia.

Baca: Pinjaman Online Lagi Disorot, Begini Metode Penagihan yang Benar Menurut Cashwagon

"Berbagai macam strategi yang kita ingin lakukan di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan adalah untuk mencari yang terbaik dari Indonesia dan mencampurnya dengan apa yang terbaik dari dunia, agar kita bisa berinovasi," tutur Nadiem.

Baca: Fadli Zon Merasa Aneh, Kenapa untuk Urusan Banjir Selalu Anies Baswedan yang Disalahkan

Menurut Nadiem, untuk mencapai cita-cita tersebut diperlukan percampuran budaya tanah air dengan unsur modern.

"Sehingga yang terbaik dari Indonesia dan terbaik di dunia bisa berbaur dan saling bertemu, saling bertukar opini, saling berkenalan dan biar ada knowledge transfer di antara dua pihak jadinya kita harus melihat budaya itu bukan sebagai sesuatu yang statik," ujar Nadiem.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved