Apa Itu Teks Persuasif? Berikut Pengertian, Struktur, Kaidah Kebahasaan dan Contohnya
Teks persuasif adalah teks yang fungsi utamanya memengaruhi pendapat, perasaan, dan perbuatan pembaca. Ini struktur, kaidah kebahasaan dan contohnya.
Penulis:
Arif Fajar Nasucha
Editor:
Whiesa Daniswara
Seolah-olah kepentingan pembaca juga sama-sama merupakan kepentingan penulis.
Itu membuat daya bujuk dalam teks persuasif akan lebih kuat.
Menggunakan kata-kata teknis atau peristilahan yang berkenaan dengan topik yang dibahas.
Berkaitan dengan permasalahan remaja, digunakan kata-kata yang relevan dengan masalah itu, seperti teknologi internet, reproduksi, kenakalan remaja.
Bisa juga menggunakan kata-kata penghubung yang argumentatif.
Misalnya, jika, sebab, karena, dengan demikian, akibatnya, oleh karena itu.
Beberapa teks persuasif juga menggunakan kata kerja mental.
Seperti diharapkan, memprihatinkan, memperkirakan, mengagumkan, menduga, berpendapat, berasumsi, menyimpulkan.
Baca juga: Apa Itu ASEAN? Berikut Pengertian, Sejarah, Anggota, Tujuan, Prinsip Dasar, dan Bentuk Kerja Sama
Contoh teks persuasif
Sejak terjadinya bencana gempa bumi dan gelombang tsunami itu sering kali bencana tersebut dijadikan sarana untuk memungut uang dari masyarakat.
Banyak organisasi atau kelompok orang tak bertanggung jawab meminta sumbangan untuk korban bencana tersebut.
Mereka beroperasi di atas bus kota, lampu merah, dan pinggir-pinggir jalan lainnya yang mengatasnamakan dinas sosial.
Oleh karena itu, masyarakat harus berhati-hati terhadap ulah oknum tersebut.
Kami organisasi Sosial Peduli Kasih, tidak pernah meminta sumbangan dengan cara-cara seperti itu.
Pernyataan-pernyataan yang dimaksud di dalam contoh tersebut sebagai berikut.