Breaking News:

Kemenhub Miliki Program Studi Magister Terapan Tahun Ajaran 2022

juga mendorong sekolah transportasi lainnya seperti darat, udara dan kereta api untuk juga membuka program magister terapan.

IST
Menhub Budi Karya Sumadi meninjau pangkalan Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Ditjen Perhubungan Laut, di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (1/1/2021) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Kementerian Perhubungan melalui satu sekolah tingginya, Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta mendapatkan izin membuka program studi magister terapan mulai tahun ajaran 2022.

Izin diperoleh dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan pada hari ini, Senin (22/2).

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyampaikan terima kasih atas diberikan izin untuk pembukaan program studi magister terapan pada lembaga pendidikan yang ada di bawah naungan Kemenhub.

Baca juga: Cuaca Ekstrem hingga Akhir Februari, Kemenhub Rilis Maklumat Pelayaran

"Terobosan baru ini merupakan wujud komitmen kami dalam menyediakan SDM Transportasi yang unggul, profesional dan memiliki kompetensi di bidangnya,” ujar Budi Karya melalui keterangan tertulisnya, Senin (22/2/2021).

Budi menginstruksikan kepada STIP agar mempersiapkan diri dalam pelaksanaan penerimaan peserta didik Program Studi Magister Terapan tahun ajaran 2022/2023.

Selain itu, dia juga mendorong sekolah transportasi lainnya seperti darat, udara dan kereta api untuk juga membuka program magister terapan.

“Kami minta agar BPSDMP (Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan) juga menjajaki kerjasama dengan universitas baik di dalam maupun luar negeri," kata Budi.

Baca juga: Terdampak Covid-19, Ini Langkah Kemenhub Tingkatkan Kinerja Industri Pelayaran Indonesia

Terutama, lanjut dia, yang juga menyelenggarakan program magister terapan melalui program double degree. "Agar lulusannya dapat memiliki kualitas yang sama dengan universitas lain," sambungnya.

Kepala BPSDMP Sugihardjo menjelaskan, progam studi magister terapan yang ada di STIP antara lain: Magister Terapan Rekayasa Keselamatan dan Resiko dan Magister terapan Pemasaran, Inovasi, dan Teknologi.

"Pada tahun 2020 lalu, BPSDMP telah mengusulkan 8 (delapan) program studi baru untuk tingkat D.IV dan Magister (S2) Terapan," ucapnya.

Perguruan tinggi yang mengusulkan selain STIP yaitu : Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar, Politeknik Pelayaran Surabaya, dan Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI)-STTD.

Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved