Tes SNMPTN Kian Dekat, Umumnya Bimbel Jadi Andalan Siswa
Ujian Tulis Berbasis Komputer (TUB) yang merupakan tes masuk ke perguruan tinggi negeri dilaksanakan dalam dua gelombang pada April dan Mei.
TRIBUNNEWS.COM - Satu lagi tantangan berat di masa pandemi covid 19, khususnya siswa yang saat ini duduk di tingkat akhir sekolah menengah atas.
Selain suasana belajar yang kurang efektif selama pandemi, mereka juga dituntut agar diterima di perguruan tinggi negeri (PTN).
Tentu saja tantangan itu mesti dijawab dan diatasi oleh pihak sekolah.
Tak terkecuali lembaga bimbingan belajar (bimbel) yang umumnya jadi andalan siswa sebagai persiapan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2021.
Diketahui SNMPTN 2021 sudah dibuka sejak Senin (15/2/2021) pukul 15.00.
Baca juga: Cara Unik Rayakan Dies Natalis ke-71 Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia
Pendaftaran SNMPTN dilakukan berdasarkan hasil penelusuran prestasi akademik atau portofolio si calon mahasiswa.
Sedangkan mengenai kuota daya tampung setiap program studi bagi calon mahasiswa baru yang ikut SNMPTN berdasar hasil Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) dan kriteria lain yang disepakati Perguruan Tinggi Negeri (PTN).
Ujian Tulis Berbasis Komputer (TUB) yang merupakan tes masuk ke perguruan tinggi negeri dilaksanakan dalam dua gelombang.
Gelombang I pada tanggal 12-18 April 2021. Kemudian gelombang II pada tanggal 26 April – 02 Mei 2021; yang artinya UTBK sudah semakin dekat.
Baca juga: Pendaftaran SNMPTN 2021 Akan Ditutup Hari Ini, 24 Februari 2021 Pukul 15.00 WIB
Tantangan UTBK dari tahun ke tahun tidak semakin mudah. Pada tahun 2020 saja, dari jumlah peserta UTBK yang berjumlah 703.875 peserta, hanya 167.653 peserta yang diterima.
Data ini menggambarkan ketatnya persaingan masuk perguruan tinggi negeri secara nasional adalah satu banding lima, artinya dari 5 peserta yang mencoba UTBK, hanya 1 yang lolos.
OLLE dan Rumah Belajar Daniel ikut ambil bagian membantu persiapan calon mahasiswa menghadapi UTBK 2020 di tengah pandemi.
Daniel Cecep Gojaya, Direktur Utama Rumah Belajar Daniel, menyebut 90 persen siswanya masuk ke PTN yang dituju.
OLLE sebagai paltform dari Rumah Belajar Daniel berupaya menjawab kebutuhan calon mahasiswa dalam persaingan meraih pendidikan tinggi dari Universitas Negeri terpercaya.
Adapun metode belajar yang dilakukan, yakni memberikan pendampingan belajar INTENSIF bersama para pengajar terpilih secara live-interactive dalam total 200 sesi belajar online.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/kredivo-ilustrasi-belajar-online.jpg)