Selasa, 9 Juni 2026

Sejarah Hari Ini

Sejarah Hari Ini, 15 April: Peristiwa Tenggelamnya Kapal Titanic

Berikut kronologi tenggelamnya kapal Titanic yang menyebabkan lebih dari 1.500 penumpang dan awak meninggal dunia.

Tayang:
Youtube/Kevin Hendrawan
Masih ingat dengan peristiwa pahit yang menimpa kapal Titanic? Berikut kronologi tenggelamnya kapal Titanic. 

Pada tanggal 31 Mei 1911, lambung Titanic, benda buatan manusia terbesar yang dapat digerakkan di dunia pada saat itu, menuruni jalur peluncuran kapal dan menuju Sungai Lagan di Belfast.

Lebih dari 100.000 orang menghadiri peluncuran tersebut, yang memakan waktu lebih dari satu menit dan berlangsung tanpa hambatan.

Lambung kapal segera ditarik ke dermaga pemasangan raksasa, di mana ribuan pekerja akan menghabiskan sebagian besar tahun berikutnya untuk membangun geladak kapal, membangun interior mewahnya, dan memasang 29 ketel uap raksasa yang akan menggerakkan dua mesin uap utamanya.

Menurut beberapa hipotesis, Titanic sejak awal dibuat dengan desain fantastis yang berhasil mendapat banyak pujian.

Kapal kelas Olimpiade memiliki dua bagian bawah dan 15 kompartemen sekat kedap air, yang dilengkapi dengan pintu kedap air listrik yang dapat dioperasikan secara individual atau bersamaan dengan sakelar di jembatan.

Tetapi desain kompartemen kedap air mengandung cacat yang merupakan faktor penting dalam tenggelamnya Titanic.

Meskipun sekat individu memang kedap air, dinding yang memisahkan sekat hanya beberapa meter di atas garis air, sehingga air dapat mengalir dari satu kompartemen ke kompartemen lainnya, apalagi jika kapal mulai meleset atau terombang-ambing.

Kronologi Tenggelamnya Kapal Titanic

Keberangkatan Titanic dari Southampton pada 10 April bukannya tanpa beberapa keanehan.

Kebakaran batu bara kecil ditemukan di salah satu bunkernya, kejadian yang mengkhawatirkan tetapi tidak jarang terjadi di kapal uap pada hari itu.

Stokers menyemprot batu bara yang membara dan menyekopnya ke samping untuk mencapai pangkal kobaran api.

Setelah menilai situasinya, kapten dan chief engineer menyimpulkan bahwa kecil kemungkinan hal itu menyebabkan kerusakan yang dapat mempengaruhi struktur lambung, dan petugas diperintahkan untuk terus mengendalikan api di laut.

Peristiwa meresahkan lainnya terjadi ketika Titanic meninggalkan dermaga Southampton.

Saat kapal sedang berjalan, Titanic lolos dari tabrakan dengan SS New York dari Jalur Amerika.

Penggemar Titanic yang percaya takhayul terkadang menunjukkan ini sebagai pertanda terburuk untuk kapal yang berangkat dalam pelayaran perdananya.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved