Breaking News:

Anak Desainer Kondang Winnie Aoki Berprestasi di Ajang Olimpiade Matematika Internasional

Rincian total medali yang diperoleh sebanyak 7 medali emas, 2 medali perak, dan 3 medali perunggu.

Dok pribadi
Duo bersaudara Devon Kei dan Mischka Aoki kembali berhasil meraih lebih dari 12 medali Olympiade matematika tingkat Internasional untuk Indonesia. 

TRIBUNNEWS.COM - Dalam tempo empat bulan, duo bersaudara Devon Kei (11) dan Mischka Aoki (12) meraih lebih dari 12 medali olimpiade matematika tingkat Internasional untuk Indonesia.

Rincian total medali yang diperoleh sebanyak 7 medali emas, 2 medali perak, dan 3 medali perunggu.

Mereka mendapatkannya di beberapa kompetisi olimpiade, yakni ASMO, AMO, WMI, SISMO, SASMO, Hua Xia Cup.

Seluruh medali berhasil diraih oleh putra putri seorang perancang busana kondang Winnie Aoki itu hanya dalam waktu empat bulan.

Kakak beradik asal Indonesia ini sudah mulai berpartisipasi di ajang olimpiade matematika tingkat Internasional sejak tahun 2019.

Saat itu, Devon Kei berhasil mewakili Indonesia memenangkan medali perunggu pada olimpiade matematika WMI Final di Fukuoka, Jepang.

Baca juga: Shinkenjuku Hadirkan Soal High Order Thinking Skill di Kompetisi Matematika Online

Mereka hampir tidak pernah absen mengikuti ajang ajang Internasional seperti itu.

Winnie Aoki, ibu mereka, juga sudah tak asin lagi di dunia fashion tanah air.

Ia dikenal sebagai perancang busana untuk gaun-gaun mewah Blue Ivy, putri penyanyi Beyonce, dan klien selebriti Hollywood lainnya, misal putri dari Victoria Beckham, Kardashian, Sarah Jessica Parker, hingga keponakan Rihanna, sangat bangga dengan prestasi yang diraih oleh kedua anaknya.

“Tentunya kita sebagai orang tua sangat senang dan bangga, karena kerja keras mereka membuahkan hasil, dan juga ikut berpartisipasi mengharumkan nama bangsa Indonesia di tingkat Internasional,” ucap Winnie.

Baca juga: Dosen FKIP UMM Terbitkan Buku Matematika SD Berkearifan Lokal dalam Lima Bahasa

“Pandemi Covid-19 tidak boleh menjadi halangan kita semua untuk berprestasi dan berkreasi. Justru disaat saat seperti ini, dimana aktivitas kita masih sangat terbatas, kita harus bisa menggunakan waktu yang ada dengan sebaik mungkin. Dimana untuk kedua putra dan putri kami, mereka memfokuskan waktu mereka untuk belajar lebih dalam, dibidang pelajaran matematika dan meraih lebih banyak prestasi,” lanjutnya.

Ajang AMO merupakan salah satu olimpiade matematika paling bergengsi di dunia dan diikuti hampir 150.000 siswa dari seluruh penjuru dunia.

Devon Kei tidak hanya berhasil meraih medali emas, tapi ia juga menempati peringkat 6 dunia.

Sedangkan di ajang WMI, Devon berhasil meraih dan menempati peringkat ke 2 se-Indonesia di tingkat
levelnya.

Dilansir dari situs resmi ASMO, WMI, AMO, dan beberapa lainnya, ajang ajang kompetisi olimpiade matematika ini diikuti puluhan bahkan ratusan ribu peserta dari penjuru dunia seperti Amerika, China, Taiwan, Korea, Thailand, Indonesia, Filipina, Singapura, Malaysia, Afrika, Hong Kong, Macau, Iran, Bulgaria, India, Kazakhstan, Cambodia, Myanmar, Australia, Brazil, dan lainnya.

Penulis: Willem Jonata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved