Rabu, 3 Juni 2026

Perbedaan Tangga Nada Diatonis Mayor dan Minor, Beserta Contohnya

Berikut penjelasan mengenai tangga nada diatonis mayor dan minor yang dapat dipelajari di artikel ini, beserta contohnya.

Tayang:
Editor: Citra Agusta Putri Anastasia
Freepik
Ilustrasi memainkan alat musik. Dalam artikel terdapat penjelasan mengenai tangga nada diatonis mayor dan minor yang dapat dipelajari di artikel ini, beserta contohnya. 

c. Biasanya diawali dan diakhiri nada do.

Namun, tidak menutup kemungkinan diawali nada 5 (sol) atau 3 (mi) dan diakhiri nada 1 (do)

Baca juga: Ciri-ciri Planet dalam Tata Surya dan 6 Lapisan Atmosfer Pembentuk Bumi

Contoh lagu daerah yang menggunakan tangga nada diatonis mayor:

1. Bangun Pemudi Pemuda

2. Berkibarlah Benderaku

3. Gebyar Gebyar

4. Bintang Kecil

5. Balonku

Ilustrasi memainkan alat musik.
Ilustrasi memainkan alat musik. Dalam artikel terdapat penjelasan mengenai tangga nada diatonis mayor dan minor yang dapat dipelajari di artikel ini, beserta contohnya.(Pixabay)

Tangga Nada Diatonis Minor

Tangga nada diatonis minor atau tangga nada minor merupakan tangga nada yang bernuansa sedih dan melankolis.

Jarak antar not atau nada pada tangga nada ini adalah 1-1/2-1-1-1/2-1-1.

Contoh dari tangga nada ini adalah A minor, yakni terdiri dari la, si, do, re, mi, fa, sol, dan la.

Ciri-ciri Tangga Nada Diatonis Minor

- Bersifat sedih

- Kurang bersemangat

- Dimulai dan diakhiri dengan nada la atau A

- Pola interval atau jaraknya adalah 1, 1/2, 1, 1, 1/2, 1, 1

Contoh lagu daerah yang menggunakan tangga nada diatonis minor:

1. Indonesia Pusaka

2. Bagimu Negeri

3. Syukur

4. Ambilkan Bulan

5. Bintang Kejora

(Tribunnews.com/Suci Bangun DS, Kids.grid.id/Danastri Putri, Bobo.grid.id/Tyas Wening)

Simak berita lain terkait Materi Sekolah

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved