Sabtu, 30 Agustus 2025

Materi Sekolah

Struktur dan Fungsi Sistem Peredaran Darah: Jantung, Pembuluh Darah, dan Frekuensi Denyut Jantung

Berikut struktur dan fungsi sistem peredaran darah, mulai dari jantung, pembuluh darah, dan frekuensi denyut jantung.

Penulis: Katarina Retri Yudita
Editor: Nuryanti
kutv.com
Ilustrasi jantung sehat - Berikut struktur dan fungsi sistem peredaran darah, mulai dari jantung, pembuluh darah, dan frekuensi denyut jantung. 

Darah dari serambi kiri turun melalui katup bikuspidalis menuju bilik kiri.

Bilik kiri akan memompa darah ke seluruh tubuh melalui pembuluh aorta.

Bagian-bagian Jantung
Bagian-bagian Jantung (Tangkapan layar repositori.kemdikbud.go.id)

Melalui gambar tersebut, dapat dilihat bahwa dinding bilik kiri lebih tebal dibandingkan bagian jantung yang lain.

Jantung memiliki dinding yang tersusun atas otot-otot jantung.

Berbeda dengan otot rangka, otot jantung memang memiliki kemampuan untuk berkontraksi secara tak sadar (otonom) karena dikendalikan oleh sistem saraf otonom.

Di dalam jantung, terdapat saraf khusus yang disebut dengan pacu jantung (pacemaker) yang diperankan oleh nodus sinoatrial.

Pacu jantung inilah yang berperan dalam pengaturan irama detak jantung.

Pada beberapa orang, pacu jantung mengalami gangguan sehingga tidak dapat mengatur irama detak jantung dengan normal, sehingga ilmuwan telah mengembangkan alat pacu jantung buatan dengan energi dari baterai.

Pacu Jantung, Nodus Sinoatrial, dan Alat Pacu Jantung
Pacu Jantung, Nodus Sinoatrial, dan Alat Pacu Jantung (Tangkapan layar repositori.kemdikbud.go.id)

- Pembuluh darah

Pembuluh darah dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu pembuluh nadi (arteri), pembuluh balik (vena), dan pembuluh kapiler.

Arteri merupakan pembuluh darah yang mengalirkan darah keluar jantung, sedangkan vena mengalirkan darah masuk ke dalam jantung.

Arteri berisi darah yang mengandung oksigen, kecuali pembuluh arteri pulmonalis.

Vena berisi darah yang banyak mengandung karbondioksida, kecuali vena pulmonalis.

Ujung arteri dan vena bercabangcabang menjadi pembuluh-pembuluh kecil yang disebut pembuluh kapiler.

Pada pembuluh kapiler inilah terjadi pertukaran gas oksigen dan gas karbon dioksida antara darah dengan jaringan tubuh.

Pembuluh Darah
Pembuluh Darah (Tangkapan layar repositori.kemdikbud.go.id)
Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
AA

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan