Breaking News:

Menteri BUMN Ajak Perguruan Tinggi Berperan Cetak Pemimpin Masa Depan Berintegritas

Menteri BUMN Erick Thohir meminta perguruan tinggi berperan dalam mencetak pemimpin masa depan yang berintegritas.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Endra Kurniawan
Tribunnews.com/Fahdi Fahlevi
Seminar nasional bertajuk "Intelektualitas dan Integritas Generasi Muda: Investasi Masa Depan Kepemimpinan Nasional" yang digelar Universitas Pelita Harapan. 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan Indonesia sedang mengalami bonus demografi yang akan terus didapatkan sampai tahun 2038.

Dirinya meminta perguruan tinggi berperan dalam mencetak pemimpin masa depan yang berintegritas.

"Bonus demografi dan pertumbuhan ekonomi ini tentunya harus diiringi dengan investasi pada sumber daya manusia yang berkualitas dan pemimpin-pemimpin masa depan yang berintegritas," kata Erick Thohir melalui keterangan tertulis, Rabu (30/11/2022).

"Generasi muda harus berani bermimpi dan berusaha, jangan mudah menyerah atau berpuas diri," tambah Erick Thohir.

Hal tersebut diungkapkan oleh Erick Thohir dalam seminar nasional bertajuk "Intelektualitas dan Integritas Generasi Muda: Investasi Masa Depan Kepemimpinan Nasional" yang digelar Universitas Pelita Harapan (UPH).

Baca juga: Menko PMK Minta Lulusan Perguruan Tinggi Persiapkan Diri Hadapi Puncak Produktivitas

Sementara itu, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, mengatakan ekonomi global mengalami dampak yang sangat besar akibat perang dagang internasional dan pandemi covid-19.

Kedua hal ini, kata Bahlil, juga berdampak pada investasi di seluruh dunia, tidak terkecuali di Indonesia.

"Untuk menghadapi tantangan-tantangan global ini, Indonesia membutuhkan pemimpin yang tidak hanya pintar namun juga berkarakter dan mau bekerja keras untuk kemajuan rakyat," kata Bahlil.

Kemudian Ketua Taruna Merah Putih (TMP) Maruarar Sirait, mengatakan calon pemimpin masa depan harus berintegritas, jujur, bisa dipercaya, dan punya mental yang kuat untuk bisa menjadi pemimpin masa depan.

Selain itu, Maruarar juga menyoroti pentingnya mencari rekan yang juga memiliki integritas, berkarakter loyal, dan setia kawan dalam keadaan susah. Baginya, rekan yang baik akan menjadi investasi yang berharga di masa depan.

Baca juga: 21 Perguruan Tinggi yang Tergabung dalam NUNI Berkomitmen Meningkatkan Kualitas Pendidikan

Dalam sambutannya, Rektor UPH, Jonathan L. Parapak, mengatakan intelektualitas dan integritas generasi muda merupakan investasi bagi kepemimpinan nasional.

"Indonesia membutuhkan pemimpin-pemimpin yang berintegritas tinggi. Hal ini yang menjadi visi kami di UPH yaitu untuk mencetak para pemimpin muda yang berintegritas tinggi, transformatif, dan berkarakter mulia," ujar Jonathan.

Seminar ini dihadiri lebih dari 2.000 peserta dari kalangan civitas akademika dan publik ini di Grand Chapel, UPH Kampus Lippo Village.

  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved