Kamis, 16 April 2026

Penerimaan Mahasiswa Baru

7 Sekolah Kedinasan Penerbangan Kemenhub Buka Pendaftaran 2025, Cek Formasinya

7 Sekolah Kedinasan Penerbangan Kemenhub membuka pendaftaran calon taruna 2025, cek formasi dan persyaratannya.

Penulis: Nurkhasanah
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
Tribunnews/Jeprima
ILUSTRASI SEKOLAH PENERBANGAN - Kepala Pusat Pengembangan SDM Perhubungan Udara Dr. Ahmad Setiyo Prabowo bersama Regional Manager Nippon Paint Indonesia area Banten Topan Wijaksono dan Direktur PPI Curug, Capt. Megi H. Helmiadi berbincang disela-sela acara Aviation Discovery Day berkolaborasi dengan nippont paint di kawasan Tangerang, Banten, Selasa (26/11/2024). 7 Sekolah Kedinasan Penerbangan Kemenhub membuka pendaftaran calon taruna 2025, cek formasi dan persyaratannya. 

TRIBUNNEWS.COM - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membuka seleksi penerimaan calon taruna (sipencatar) untuk 7 sekolah kedinasan penerbangan tahun 2025. 

Ketujuh sekolah kedinasan penerbangan tersebut meliputi Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug, Politeknik Penerbangan (POLTEKBANG) Surabaya, Politeknik Penerbangan (POLTEKBANG) Makassar, Politeknik Penerbangan (POLTEKBANG) Medan, Politeknik Penerbangan (POLTEKBANG) Palembang, Politeknik Penerbangan (POLTEKBANG) Jayapura, dan Akademi Penerbang Indonesia (API) Banyuwangi. 

Total jumlah formasi untuk 7 sekolah kedinasan penerbangan Kemenhub tersebut membuka sebanyak 101 calon taruna. 

Pendaftaran sekolah kedinasan penerbangan Kemenhub 2025 dibuka mulai 29 Juni sampai 18 Juli 2025 melalui laman https://dikdin.bkn.go.id/

Selengkapnya, simak rincian formasi, persyaratan, tata cara pendaftaran, dan jadwal serta tahapan seleksi sekolah kedinasan penerbangan Kemenhub 2025 di bawah ini. 

Rincian Formasi Sekolah Kedinasan Penerbangan Kemenhub 2025

  1. Formasi Pola Pembibitan Kemenhub khusus Orang Asli Papua (OAP)
    • PPI Curug: 2
    • POLTEKBANG Makassar: 2
    • POLTEKBANG Jayapura: 2
  2. Formasi Pola Pembibitan Kemenhub
    • PPI Curug: 35
    • POLTEKBANG Surabaya: 15
    • POLTEKBANG Makassar: 8
    • POLTEKBANG Medan: 1
    • POLTEKBANG Palembang: 18
    • POLTEKBANG Jayapura: 16
    • API Banyuwangi: 2 

Persyaratan Sekolah Kedinasan Penerbangan Kemenhub 2025

Persyaratan umum:

  1. Warga Negara Indonesia;
  2. Usia minimal 16 tahun dan maksimal 23 tahun pada 1 September 2025;
  3. Persyaratan nilai (bukan hasil pembulatan) Calon Taruna Pola Pembibitan:
    • Untuk lulusan tahun 2025 dan sebelumnya: memiliki nilai rata-rata ujian yang tertulis pada ijazah minimal 7,0 (skala penilaian 1-10) atau 70,00 (skala penilaian 10-100) atau 2,8 (skala penilaian 1-4);
    • Untuk lulusan tahun 2025 (yang belum memiliki ijazah): memiliki nilai rata-rata rapor pada 2 semester (semester genap kelas XI dan semester gasal kelas XII) 70,00 (skala penilaian 10-100);
    • Untuk lulusan tahun 2025 dan sebelumnya, jika nilai rata-rata ijazah menggunakan skala penilaian 1-10 atau skala penilaian 1-4 diwajibkan untuk merubah (konversi) nilai tersebut menjadi skala penilaian 10-100 dengan melampirkan surat keterangan dari sekolah asal yang ditandatangani Kepala Sekolah;
    • Bagi peserta formasi Pola Pembibitan khusus Orang Asli Papua (OAP) nilai rata- rata ujian yang tertulis pada ijazah minimal 6,5 (skala penilaian 1-10)/65,00 (skala penilaian 10 100)/2,6 (skala penilaian 1-4); dan
    • Untuk lulusan luar negeri atau memiliki ijazah berbahasa asing wajib melampirkan surat penyetaraan/persamaan/konversi ijazah dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
  4. Tinggi badan minimal pria 160 cm dan wanita 155 cm. Khusus untuk Program Studi
    D-III PKP/PPKP/OBU/MBU/MTU/OPU, tinggi badan minimal pria 165 cm dan wanita minimal 160 cm;
  5. Calon Taruna formasi Orang Asli Papua (OAP) merupakan orang atau suku bangsa yang berasal dari rumpun ras Melanesia yang terdiri atas suku asli di Papua;
  6. Calon Taruna yang memiliki Prestasi di Bidang Riset dan Inovasi, Olahraga dan Seni, serta Organisasi dapat melampirkan bukti penghargaan berupa Piagam/Sertifikat/SK sebagai nilai tambah dalam proses Sipencatar Pola Pembibitan Kementerian Perhubungan Tahun 2025;
  7. Berbadan sehat, tidak cacat fisik dan mental, bebas HIV/AIDS serta bebas narkoba;
  8. Belum pernah menikah serta bersedia tidak menikah selama mengikuti proses seleksi calon Taruna dan selama pendidikan pada Perguruan Tinggi di lingkungan Kementerian Perhubungan;
  9. Calon Taruna Pria tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik telinganya atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adat (dibuktikan dengan surat keterangan dari pemuka agama/adat pada saat tes kesehatan);
  10. Calon Taruna Wanita tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik/bekas tindik anggota badan lainnya selain telinga dan tidak berlubang tindik di telinga lebih dari 1 (satu) pasang (telinga kiri dan kanan), kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adat (dibuktikan dengan surat keterangan dari pemuka agama/adat pada saat tes kesehatan);
  11. Memiliki ketajaman penglihatan normal dan tidak ada kelainan buta warna baik parsial maupun total;
  12. Tidak sedang menjalani dan terancam hukuman pidana karena melakukan kejahatan;
  13. Belum pernah diberhentikan dengan tidak hormat dan/atau mengundurkan diri sebagai Taruna Pola Pembibitan Perguruan Tinggi di lingkungan Kementerian Perhubungan;
  14. Bersedia menaati segala peraturan dan ketentuan yang berlaku pada pelaksanaan SIPENCATAR Pola Pembibitan Perguruan Tinggi di lingkungan Kementerian Perhubungan;
  15. Bersedia diberhentikan dengan tidak hormat jika melakukan tindakan kriminal antara lain: pencurian, mengonsumsi dan/atau memperjualbelikan narkoba, melakukan tindak kekerasan (perkelahian, pemukulan, pengeroyokan, perundungan), dan melakukan tindakan asusila atau penyimpangan seksual;
  16. Khusus formasi Pola Pembibitan Kementerian Perhubungan, bersedia ditempatkan di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Perhubungan di seluruh wilayah Indonesia setelah menyelesaikan Pendidikan;
  17. Bersedia dinyatakan gugur apabila terbukti melakukan pemalsuan identitas/dokumen;
  18. Melakukan pembayaran biaya pendaftaran sesuai perguruan tinggi yang dituju (besaran biaya dan ketentuan lebih lanjut dapat dilihat pada Lampiran IV);
  19. Bersedia menandatangani Pakta Integritas Calon Taruna SIPENCATAR Kementerian Perhubungan Tahun 2025 (bermaterai Rp.10.000,00) yang ditandatangi oleh calon Taruna dan Orang Tua/Wali;
  20. Memiliki surat elektronik/e-mail dan nomor telepon yang aktif dan valid untuk sarana penyampaian perkembangan informasi proses seleksi. Adanya keterlambatan informasi yang diterima oleh peserta akibat kesalahan penulisan alamat e-mail dan nomor telepon yang tidak aktif, mutlak menjadi tanggung jawab peserta; dan
  21. Setelah dinyatakan lulus pada pengumuman kelulusan akhir, peserta wajib memenuhi ketentuan tarif layanan akademik dan non akademik yang akan diumumkan lebih lanjut oleh masing - masing Perguruan Tinggi yang dituju.

Persyaratan khusus tiap program studi:

1) Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug

  1. D-IV Teknik Pesawat Udara (TPU), syarat:
    • SMA/MA IPA/Sederajat;
    • SMK/MAK Program Keahlian Teknik Ketenagalistrikan, Teknik Mesin, Teknik Pesawat Udara, Teknik Otomotif, Teknik Elektronika, Teknik Telekomunikasi, Teknik Komputer dan Informatika (Kecuali Multimedia).
  2. D-III Operasi Bandar Udara (OBU), syarat: SMA/MA/SMK/MAK/Sederajat.
  3. D-III Pertolongan Kecelakaan Pesawat (PKP), syarat: SMA/MA/SMK/MAK/Sederajat.

Baca juga: Biaya Pendaftaran dan Seleksi Sekolah Kedinasan 2025, Lengkap Semua Instansi

2) Politeknik Penerbangan (POLTEKBANG) Surabaya

  1. D-III Manajemen Transportasi Udara (MTU), syarat: SMA/MA/SMK/MAK/Sederajat.
  2. D-III Teknik Bangunan dan Landasan (TBL), syarat:
    • SMA/MA IPA/Sederajat;
    • SMK/MAK Program Keahlian Teknologi Konstruksi dan Properti, Teknik Ketenagalistrikan, Teknik Mesin, Teknik Pesawat Udara, Teknik Otomotif, Teknik Elektronika, Teknik Telekomunikasi, Teknik Komputer dan Informatika (Kecuali Multimedia).

3) Politeknik Penerbangan (POLTEKBANG) Makassar

  • Program studi: D-III Teknologi Bandar Udara (TBU)
  • Syarat:
    - SMA/MA IPA/Sederajat;
    - SMK/MAK Program Keahlian Teknologi Konstruksi dan Properti, Teknik Ketenagalistrikan, Teknik Mesin, Teknik Pesawat Udara, Teknik Otomotif, Teknik Elektronika, Teknik Telekomunikasi, Teknik Komputer dan Informatika (Kecuali Multimedia).

4) Politeknik Penerbangan (POLTEKBANG) Medan

  • Program studi: D-III Teknik Telekomunikasi dan Navigasi Udara
  • Syarat:
    - SMA/MA IPA/Sederajat;
    - SMK/MAK Program Keahlian Teknik Ketenagalistrikan, Teknik Mesin, Teknik Pesawat Udara, Teknik Otomotif, Teknik Elektronika, Teknik Telekomunikasi, Teknik Komputer dan Informatika (Kecuali Multimedia).

5) Politeknik Penerbangan (POLTEKBANG) Palembang

  • Program studi: D-III Penyelamatan dan Pemadam Kebakaran Penerbangan (PPKP)
  • Syarat: SMA/MA/SMK/MAK/Sederajat.

6) Politeknik Penerbangan (POLTEKBANG) Jayapura

  • Program studi: D-III Manajemen Bandar Udara (MBU)
  • Syarat: SMA/MA/SMK/MAK/Sederajat.

7) Akademi Penerbang Indonesia (API) Banyuwangi

  • Program studi: D-III Operasi Pesawat Udara (OPU)
  • Syarat: SMA/MA/SMK/MAK/Sederajat.

Tata Cara Pendaftaran Sekolah Kedinasan Penerbangan Kemenhub 2025

  1. Pendaftar melakukan pendaftaran online melalui portal https://dikdin.bkn.go.id/ dimulai tanggal 29 Juni 2025 pukul 00.00 WIB s.d 18 Juli 2025 pukul 23.59 WIB;
  2. Pendaftar mengunggah (upload) seluruh berkas persyaratan dalam bentuk file softcopy melalui sistem pendaftaran online, dengan ketentuan sebagai berikut:
    • Pasfoto berwarna terbaru dengan latar belakang merah, menghadap ke depan, berukuran 4 x 6 cm;
    • KTP bagi peserta yang berusia di atas 17 tahun atau Kartu Identitas Anak (KIA) atau Kartu Keluarga (KK) bagi yang belum memiliki KTP atau menggunakan Surat Keterangan Kependudukan/resi permintaan pembuatan KTP;
    • Ijazah SMA/SMK/MA/MAK dan sederajat beserta lampiran nilainya. Bagi calon peserta yang belum memperoleh ijazah: Surat Keterangan Lulus (SKL) atau rapor SMA/SMK/MA/MAK dan sederajat pada 2 semester (semester genap kelas XI dan semester gasal kelas XII). Bagi calon peserta lulusan luar negeri atau memiliki ijazah berbahasa asing: surat penyetaraan/persamaan/konversi ijazah dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah;
    • Tanda bukti pembayaran formulir pendaftaran sesuai dengan perguruan tinggi yang dipilih dengan menuliskan nama dan NIK pendaftar pada bukti pembayaran;
    • Piagam atau Sertifikat kejuaraan di bidang Riset dan Inovasi, Olahraga dan Seni Budaya, Organisasi, dan Agama;
    • Pakta Integritas Calon Taruna SIPENCATAR Kementerian Perhubungan Tahun 2025 bermaterai Rp.10.000,00; dan
    • Khusus formasi OAP: Surat keterangan Orang Asli Papua (OAP) dari Majelis Rakyat Papua/Papua Barat/Papua Barat Daya/Papua Tengah/Papua Selatan/Papua Pegunungan.

Jadwal dan Tahapan Seleksi Sekolah Kedinasan Penerbangan Kemenhub 2025

  • Pendaftaran: 29 Juni-18 Juli 2025
  • Seleksi Administrasi: Juli-Agustus
  • Seleksi Kompetensi Dasar (SKD): Juli-Agustus
  • Tes Kesehatan: September
  • Psikotes: September
  • Tes Kebugaran Jasmani Transportasi: September - Oktober
  • Wawancara dan Performance Test: September - Oktober
  • Penilaian Prestasi: September - Oktober
  • Pengumuman kelulusan akhir: Oktober

Informasi lebih lanjut mengenai Seleksi Sekolah Kedinasan Penerbangan Kemenhub 2025, kunjungi lamansipencatar.kemenhub.go.id.

(Tribunnews.com/Nurkhasanah)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved