Kurikulum Merdeka
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Tingkat Lanjut Kelas 11 Halaman 40: Latihan
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Tingkat Lanjut Kelas 11 Halaman 40 Kurikulum Merdeka LATIHAN.
TRIBUNNEWS.COM - Siswa SMA/MA Kelas 11 saat ini memasuki Bab 2 dalam buku Bahasa Indonesia Tingkat Lanjut Kurikulum Merdeka yang berjudul “Mengapresiasi Prosa”, yang ditulis oleh Rahmah Purwahida dan rekan-rekan, serta diterbitkan oleh Kemdikbudristek pada tahun 2024.
Materi dalam unit ini bertujuan untuk membantu siswa melatih keterampilan membaca apresiatif, khususnya dalam memahami dan menilai kekuatan karya sastra, serta menumbuhkan kepekaan terhadap unsur psikologis dan emosional dalam sebuah cerpen.
Pada halaman 40, siswa akan menemukan bagian Latihan yang berfokus pada teks cerpen berjudul “Saat Ayah Meninggal Dunia” karya Djenar Maesa Ayu.
Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya berlatih memahami isi cerpen, tetapi juga belajar menghargai kekuatan bahasa yang puitis, narasi yang emosional, serta pesan psikologis yang mendalam.
Aktivitas ini mendorong siswa untuk lebih peka terhadap nuansa perasaan dalam karya sastra, sekaligus melatih kemampuan menyampaikan kembali pandangan mereka secara runtut, kritis, dan penuh empati.
Sebelum melihat kunci jawaban, sangat dianjurkan agar siswa menjawab berdasarkan pemahaman pribadi terlebih dahulu.
Kunci jawaban berikut disediakan sebagai referensi untuk membantu proses belajar bersama guru maupun orang tua.
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Tingkat Lanjut Kelas 11 Halaman 40 Kurikulum Merdeka
LATIHAN
Untuk mengasah kemampuan kalian, berlatihlah membaca apresiatif teks cerpen berikut.
1. Bacalah teks cerpen “Saat Ayah Meninggal Dunia” karya Djenar Maesa Ayu.
Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Tingkat Lanjut Kelas 11 Halaman 35: Latihan
2. Bagian mana yang kalian hargai sebagai kelebihan atau kekuatan teks?
Jawaban: Kekuatan cerpen ini terletak pada penggunaan bahasa yang puitis dan penuh metafora. Penulis berhasil menggambarkan suasana duka, kesepian, dan kegalauan tokoh utama dengan sangat emosional. Selain itu, gaya narasi yang psikologis membuat pembaca ikut merasakan beban batin tokoh “aku”.
3. Apa yang menarik perhatian kalian setelah selesai membaca teks?
Jawaban: Yang menarik perhatian adalah penggambaran tokoh ibu yang hadir dalam bentuk halusinasi atau ilusi. Kehadiran ibu yang sebenarnya sudah tidak ada, tetapi tetap terasa nyata dalam kehidupan tokoh “aku”, memperkuat kesan psikologis dan mendalam pada cerita.
4. Apa yang paling berkesan bagi kalian setelah selesai membaca teks?
Jawaban: Bagian paling berkesan adalah ketika tokoh “aku” menyadari bahwa simpati orang-orang di sekitar lebih menyerupai tontonan daripada dukungan tulus. Kalimat-kalimat seperti “para tamu itu lebih menyerupai hantu” menegaskan betapa kuatnya perasaan terasing di tengah keramaian.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/qqq-Kunci-Jawaban-Bahasa-Indonesia-Tingkat-Lanjut-Kelas-11-Halaman-11-Tabel-14.jpg)