Selasa, 9 Juni 2026

Kurikulum Merdeka

Kunci Jawaban IPS Kelas 7 Halaman 221: Aktivitas 12 Tokoh yang Berperan Mengembangkan Daerah

Kunci jawaban IPS kelas 7 halaman 221 Kurikulum Merdeka Aktivitas 12 tentang tokoh yang berperan mengembangkan daerah.

Tayang:
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
Canva Tribunnews
GRAFIS MAPEL IPS - Grafis Mapel IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial) dibuat menggunakan Canva Premium pada Jumat (26/9/2025). Simak Kunci Jawaban Mapel IPS kelas 7 halaman 221 Kurikulum Merdeka. 

2. Buatlah infograik digital dari hasil pekerjaan kalian, kemudian publikasikan di media sosial untuk mendapatkan umpan balik dari teman-teman.

Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Tingkat Lanjut Kelas 11 Halaman 96: Latihan

JAWABAN

Tokoh sejarah lokal yang dipilih adalah Ki Hadjar Dewantara.

Nama asli: Raden Mas Soewardi Soerjaningrat.

Lahir di Yogyakarta, 2 Mei 1889.

Berasal dari lingkungan bangsawan Keraton Yogyakarta.

Karena peduli dengan rakyat kecil, ia mengganti namanya menjadi Ki Hadjar Dewantara, agar lebih dekat dengan masyarakat.

Riwayat Pendidikan

  • Sekolah Dasar di ELS (Europese Lagere School).
  • Melanjutkan ke STOVIA (School tot Opleiding van Inlandsche Artsen) atau sekolah dokter pribumi di Batavia, namun tidak selesai karena sakit.
  • Banyak belajar secara otodidak, baik tentang pendidikan, kebudayaan, maupun politik.
  • Mendapat beasiswa ke Belanda (Indische Partij) untuk belajar, dan di sana memperdalam ilmu pendidikan serta gerakan sosial.

Prestasi yang di Raih:

  • Mendirikan Perguruan Taman Siswa (1922) → sekolah yang memberi kesempatan rakyat biasa untuk memperoleh pendidikan.
  • Menggagas semboyan pendidikan: Ing Ngarsa Sung Tuladha, Ing Madya Mangun Karsa, Tut Wuri Handayani → menjadi filosofi pendidikan nasional hingga saat ini.
  • Aktif dalam pergerakan nasional melalui organisasi Budi Utomo dan Indische Partij.
  • Menulis artikel kritis “Als Ik Eens Nederlander Was” (Seandainya Aku Seorang Belanda) → membuatnya diasingkan ke Belanda oleh pemerintah kolonial.
  • Menteri Pendidikan, Pengajaran, dan Kebudayaan pertama Republik Indonesia (1945–1949).
  • Ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional (1959).
    Namanya diabadikan dalam Hari Pendidikan Nasional (2 Mei).

Peran Ki Hajar Dewantara di Daerah Yogyakarta

  • Tokoh pendidikan rakyat di Yogyakarta → lewat Taman Siswa, membuka akses pendidikan untuk anak-anak pribumi, bukan hanya untuk bangsawan.
  • Pelestari kebudayaan Jawa dan Nusantara → memasukkan nilai budaya dalam kurikulum Taman Siswa.
  • Penggerak kesadaran nasional → melalui tulisan, pendidikan, dan organisasi, membangkitkan semangat kebangsaan di kalangan masyarakat.
  • Inspirator bagi generasi muda di daerahnya → menanamkan semangat belajar, mandiri, dan cinta tanah air.

Sifat Ki Hajar Dewantara:

  • Visioner → mampu memandang jauh ke depan tentang pentingnya pendidikan untuk membebaskan bangsa.
  • Berjiwa nasionalis → menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi.
  • Rendah hati dan sederhana → meski berilmu tinggi, ia tetap membaur dengan masyarakat.
  • Berani dan kritis → berani menentang ketidakadilan pemerintah kolonial Belanda.
  • Bijaksana → menuntun dengan teladan, membangkitkan semangat, serta memberi dorongan positif.
  • Peduli pada rakyat kecil → membuka akses pendidikan bagi semua lapisan masyarakat, bukan hanya kaum bangsawan.
  • Disiplin dan konsisten → teguh memegang prinsip bahwa pendidikan harus memerdekakan manusia.

Baca juga: Kunci Jawaban Pendidikan Pancasila Kelas 5 SD Kurikulum Merdeka Halaman 140:  Praktik Gotong Royong

Disclaimer:

  • Kunci jawaban di atas hanya digunakan oleh orang tua untuk memandu proses belajar anak.
  • Sebelum melihat kunci jawaban, sebaiknya siswa sudah mengerjakan sendiri soal-soal tersebut.

(Tribunnews.com/Oktavia WW)

Sesuai Minatmu
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved