Pelajar Asal Bogor Raih Medali Emas dan Predikat Best Economics di OSN 2025
Murid SMA Cahaya Rancamaya Islamic Boarding School mendapatkan predikat Best Economics pada ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2025
Ringkasan Berita:Ringkasan Artikel:
- Murid SMA Cahaya Rancamaya Islamic Boarding School Bogor meraih predikat Best Economics pada ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2025.
- Pada ajang OSN 2024, Shafwan hanya berhasil meraih predikat finalis.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Seorang siswa SMA di Bogor, Jawa Barat, meraih Medali Emas bidang Ekonomi sekaligus mendapatkan predikat Best Economics pada ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2025 yang diselenggarakan di Malang, Jawa Timur.
Siswa itu adalah Shafwan Nizar Aulia, murid SMA Cahaya Rancamaya Islamic Boarding School.
SMA Cahaya Rancamaya Islamic Boarding School adalah sekolah menengah atas berbasis Islam yang terletak di Kota Bogor, Jawa Barat.
Pada tahun 2025, SMA Cahaya Rancamaya resmi menjadi bagian dari Sekolah Garuda Transformasi 2025, menjadikannya satu-satunya sekolah di Jawa Barat yang mendapat status ini.
Perjalanan dari Geografi ke Ekonomi
Dalam wawancaranya, Shafwan mengungkapkan bahwa perjalanan menuju puncak prestasi ini tidak dimulai dengan mudah.
Awalnya, ia mengikuti program OSCAR (Olimpiad & Science Club of Cahaya Rancamaya) di bidang Geografi, namun setelah beberapa minggu, ia merasa tidak cocok dengan materi geografi fisik.
“Akhirnya saya minta pindah ke bidang ekonomi karena ekonomi merupakan pilihan kedua saya saat itu,” ujar Shafwan, Selasa (14/10/2025).
“Saya tertarik dengan bagaimana pemerintah membuat kebijakan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Dari situ saya merasa, inilah bidang yang ingin saya tekuni.”
Shafwan mengaku, perjalanannya menuju medali emas penuh lika-liku. Ia sempat mengalami kesulitan memahami materi dari tutor dan sempat kehilangan semangat setelah gagal di beberapa kompetisi.
“Bagi saya, semua itu hanyalah batu loncatan untuk terus melakukan evalulasi dan menjadi pribadi yang lebih baik,” katanya tegas.
Pada ajang OSN 2024, Shafwan hanya berhasil meraih predikat finalis, yang sempat membuatnya terpukul.
Baca juga: Tur Budaya, 30 Siswa Singapura Menjelajahi Indonesia: Membatik hingga Mengenal Musik Tradisi
Namun, dari kegagalan itu, ia justru belajar tentang pentingnya keseimbangan antara kemampuan akademik dan mentalitas juara.
“Itu adalah pukulan telak bagi saya. Tapi dari situ saya belajar, pemahaman materi dan mentalitas juara harus berjalan beriringan agar hasilnya maksimal,” tambahnya.
Shafwan juga menegaskan bahwa keberhasilannya tidak lepas dari dukungan luar biasa dari pihak sekolah.
“Saya merasakan dukungan yang sangat besar dari manajemen, guru, dan seluruh staf SMA Cahaya Rancamaya. Mereka terus mengirimkan doa dan semangat selama tahap OSN ini berlangsung,” tuturnya dengan haru.
Baca juga: Ratusan Pelajar di SDN Tambora 01 dan 03 Jakarta Terima Program Gotong Royong MBG
Kepala SMA Cahaya Rancamaya Islamic Boarding School, Sandra Susanto, menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian luar biasa ini.
“Prestasi Shafwan bukan hanya hasil dari kecerdasan akademik, tetapi juga ketekunan, disiplin, dan karakter kuat yang terbentuk melalui pembinaan intensif di sekolah,” ujar Sandra.
“Kami di SMA Cahaya Rancamaya selalu percaya bahwa setiap siswa memiliki potensi besar, dan tugas kami adalah menyediakan ekosistem belajar yang mendukung agar potensi itu tumbuh maksimal. Keberhasilan Shafwan adalah bukti bahwa dengan semangat pantang menyerah, siswa Indonesia mampu bersaing di level nasional bahkan internasional.”
Direktur Pendidikan Cahaya Rancamaya Islamic Boarding School, Ari Rosandi, turut memberikan apresiasi dan motivasi atas prestasi gemilang yang diraih Shafwan.
“Kami sangat bangga atas pencapaian Shafwan. Ia bukan hanya membawa pulang medali emas, tetapi juga membuktikan bahwa proses pembinaan karakter, mental, dan spiritual yang kuat mampu melahirkan juara sejati,” ungkap Ari.
Shafwan sendiri kini menatap masa depan dengan semangat baru. Ia berharap dapat mewakili Indonesia di International Economics Olympiad (IEO).
“Saya ingin mengharumkan nama keluarga, sekolah, teman-teman, bangsa, negara, dan agama,” ujarnya penuh semangat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Shafwan-Nizar-Aulia.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.