BWF World Tour
Apriyani Rahayu Ungkap Tantangan Jelang Main Ganda Campuran di Ruichang China Masters 2026
Jelang main ganda campuran, Apriyani mengungkap tantangan terbesarnya yakni menyesuaikan pola kerja sama dengan Taufik Aderya selaku sang partner.
Ringkasan Berita:
- Setelah sebelumnya kerap main ganda putri, Apriyani Rahayu akan mencoba peruntungan menjadi pemain ganda campuran
- Apriyani main ganda campuran berpasangan dengan Taufik Aderya dan akan turun di Ruichang China Masters 2026 pada 10-15 Maret
- Main ganda campuran, Apriyani mengaku jika tantangan terbesarnya adalah menyesuaikan pola kerja sama dengan Taufik
TRIBUNNEWS.COM - Pebulu tangkis peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020, Apriyani Rahayu, bakal melakoni sebuah hal yang baru dalam waktu dekat.
Jika sebelumnya kerap main ganda putri, Apriyani akan mencoba peruntungan menjadi pemain ganda campuran.
Ya, Apriyani akan main ganda campuran di Ruichang China Masters 2026 yang bakal digelar di Ruichang Sports Park Gym, Ruichang, China, pada 10-15 Maret pekan ini.
Pada turnamen BWF Tour Super 100 tersebut, Apriyani berpasangan dengan Taufik Aderya.
Atlet kelahiran 29 April 1998 itu kemudian mengungkap tantangannya jelang main ganda campuran di Ruichang China Masters 2026.
Dikutip dari Djarum Badminton, Apriyani mengaku jika tantangan terbesarnya adalah menyesuaikan pola kerja sama dengan Taufik.
"Bagaimana pun juga saya, kan, main double-nya masih tebal banget, maksudnya polanya masih double putri banget. Jadi menyesuaikannya itu lumayan sih. Ya, lumayan susah juga," kata Apriyani.
Baca juga: Update Ranking BWF Pasca All England 2026: Raymond/Joaquin dan Rian/Rahmat Melesat Drastis
Persiapan Seadanya
Masih dikutip dari sumber yang sama, Apriyani menambahkan jika dirinya hanya sempat melakoni satu kali sesi latihan bersama Taufik.
Karena sebelumnya, Apriyani main ganda putri bersama Lanny Tria Mayasari di German Open 2026.
Sedangkan Taufik juga main ganda putra bersama Daniel Edgar Marvino di Singapore International Challenge 2026.
Taufik/Apriyani baru berlatih bersama lagi pada pekan lalu, tepat sebelum berangkat ke China.
Baca juga: Jadwal Badminton usai All England 2026: Swiss Open & Ruichang China Masters Menanti
Terlepas dari persiapan yang seadanya, Taufik mengaku jika ia sudah ada kecocokan dengan Apriyani soal gaya permainan.
"Feel-nya oke, sih. Aman, cocok juga sama Kak Apri," kata Taufik.
Apriyani menambahkan, yang terpenting nantinya adalah komunikasi.
"Pasti nanti bakal ngasih tahu satu sama lain, bukan hanya saya doang yang ngasih tahu. Karena bagaimana pun, kan, dia juga jadi playmaker di lapangan. Karena ini main mixed, saya juga harus ngikutin dia," tambah Apriyani.