Penerimaan Mahasiswa Baru
UIN Raden Mas Said Surakarta Buka Jalur SPAN-PTKIN 2026, Berapa Kuota yang Dibuka?
UIN Raden Mas Said Surakarta membuka 4.445 kuota untuk penerimaan mahasiswa baru tahun ini, termasuk 2.343 kuota untuk jalur SPAN-PTKIN 2026.
Ringkasan Berita:
- UIN Raden Mas Said Surakarta membuka penerimaan mahasiswa baru jalur SPAN-PTKIN 2026.
- Jalur UMPTKIN dan jalur mandiri akan dibuka secara bertahap setelah jalur SPAN-PTKIN 2026.
- Kuota mahasiswa baru yang dibuka yaitu total 4.445, termasuk 2.343 kuota jalur SPAN-PTKIN 2026.
TRIBUNNEWS.COM - Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta membuka pendaftaran calon mahasiswa baru jalur SPAN-PTKIN tahun 2026.
SPAN-PTKIN atau Seleksi Prestasi Akademik Nasional – Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri merupakan jalur pertama yang dibuka untuk calon mahasiswa baru berdasarkan prestasi nilai rapor.
UIN Raden Mas Said Surakarta menjadi salah satu pilihan PTKIN yang membuka berbagai program studi terakreditasi.
Tahun ini, UIN yang berlokasi di Kabupaten Sukoharjo itu membuka 4.445 kuota untuk calon mahasiswa baru jenjang Sarjana (S1).
Dari 4.445 kuota, sejumlah 2.343 kuota dibuka untuk jalur SPAN-PTKIN tahun 2026.
Prof. Dr. H. Zainul Abas, S.Ag., M.Ag., Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan mengungkap bahwa jumlah pendaftar di UIN Raden Mas Said Surakarta mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.
Baca juga: RMB UIN Raden Mas Said Gelar Forum Reflektif Peringati Hari Santri Nasional 2025
"Secara umum, animo masyarakat untuk jalur SPAN-PTKIN di UIN (Raden Mas Said Surakarta) ini sangat diminati," kata Prof. Zainul Abas kepada Tribunnews.com, Kamis (8/1/2026).
Peningkatan ini tersebar di seluruh fakultas, yaitu Fakultas Adab dan Bahasa, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Fakultas Ilmu Tarbiyah (FIT), Fakultas Ushuluddin dan Dakwah (FUD), serta Fakultas Syariah.
Pada tahun lalu, UIN Raden Mas Said Surakarta mencatat peningkatan jumlah pendaftar di berbagai program studi, termasuk Manajemen Bisnis Syariah, Psikologi Islam, Komunikasi dan Penyiaran Islam, Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Bahasa Inggris, Tadris Bahasa Indonesia, Hukum Ekonomi Syariah, dan lainnya.
Selain program studi keagamaan, UIN Raden Mas Said Surakarta juga membuka prodi umum seperti Hukum Bisnis, Informatika, Teknologi Pangan, dan Sains Data.
Khusus prodi umum, pendaftarannya dibuka melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), dan mandiri.
Untuk pendaftaran melalui jalur SPAN-PTKIN, selain nilai rapor, Prof. Zainul Abas menjelaskan bahwa ada beberapa aspek yang menjadi pertimbangan penerimaan mahasiswa baru, misalnya penilaian terhadap sekolah.
Namun, calon mahasiswa baru tidak perlu khawatir karena tidak ada ketentuan siswa eligible untuk jalur SPAN-PTKIN, sehingga semua siswa kelas 12 berkesempatan untuk mendaftar jalur SPAN-PTKIN.
PTKIN yang dipimpin oleh Rektor Prof. Dr. Toto Suharto, S.Ag., M.Ag. itu membuka peluang bagi calon mahasiswa baru dari berbagai provinsi untuk mengikuti jalur SPAN-PTKIN.
Tahap awal SPAN-PTKIN diawali dengan pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) oleh pihak sekolah, yang saat ini masih berlangsung.
Prof. Zainul Abas mengingatkan kepada sekolah menengah sederajat untuk mengikuti tahapan-tahapan dalam pengisian PDSS.
"Jangan sampai tidak mengisi (PDSS) sehingga siswanya tidak bisa mengikuti jalur ini (SPAN-PTKIN)," ujar Prof. Zainul Abas.
Setelah sekolah mengisi data di PDSS, siswa kelas 12 dapat mendaftar melalui jalur SPAN-PTKIN dengan nilai rapor semester 1-5.
Kemudian, proses seleksi SPAN-PTKIN akan dilakukan melalui portal nasional PTKIN (ptkin.ac.id) di bawah Kementerian Agama.
Selain SPAN-PTKIN, UIN Raden Mas Said juga membuka jalur UMPTKIN dan jalur mandiri, yang keduanya akan dibuka secara bertahap setelah jalur SPAN-PTKIN.
Jika tidak lolos seleksi melalui jalur SPAN-PTKIN, calon mahasiswa baru dapat mendaftar melalui jalur lain seperti UM-PTKIN (Ujian Masuk PTKIN).
Berkaitan dengan penerimaan mahasiswa baru, UIN Raden Mas Said Surakarta telah mempersiapkan admisi di gedung rektorat.
Dengan adanya admisi, masyarakat dapat mencari informasi dan berkonsultasi langsung dengan pihak UIN Raden Mas Said Surakarta mengenai pendaftaran mahasiswa baru.
Menjelang pendaftaran SPAN-PTKIN yang akan dibuka mulai 3 Februari mendatang, sudah ada banyak orang yang menghubungi admisi di rektorat UIN Raden Mas Said Surakarta.
Prof. Zainul Abas mengimbau kepada masyarakat untuk memanfaatkan 4.445 kuota calon mahasiswa baru yang dibuka tahun ini di UIN Raden Mas Said Surakarta.
"Semoga bisa dimanfaatkan oleh semua masyarakat, sehingga tidak ada yang terhambat," ujarnya.
UIN Raden Mas Said Surakarta merupakan satu-satunya PTKIN di Solo Raya, meliputi Kota Surakarta (Solo), Boyolali, Sukoharjo, Karanganyar, Klaten, Wonogiri dan Sragen.
Tahun lalu, kampus yang terletak di Jalan Pandawa, Pucangan, Kecamatan Kartasura itu menempati posisi ke-9 dalam peringkat nasional dan masuk Top 10 PTKIN pada tahun sebelumnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/uin-raden-mas-said-surakarta-3453945u39u5.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.