Kamis, 23 April 2026

Penerimaan Mahasiswa Baru

Unpad Buka Program Magister Pendidikan Jarak Jauh 2026, Masuk Skema Beasiswa Patriot

Unpad resmi membuka Program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) jenjang magister 2026 untuk memperluas akses pendidikan tinggi berkualitas, ada beasiswa.

Penulis: Lanny Latifah
Editor: Nuryanti
Tribun Jabar/Ery Candra
PRODI BARU UNPAD - Suasana di Kampus Unpad Jatinangor, Sumedang, Kamis (26/3/2020). Unpad resmi membuka Program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) jenjang magister 2026 untuk memperluas akses pendidikan tinggi berkualitas, ada beasiswa. 

Ringkasan Berita:
  • Unpad resmi membuka Program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) jenjang magister 2026 untuk memperluas akses pendidikan tinggi berkualitas, termasuk bagi masyarakat di wilayah 3T.
  • Program yang dibuka meliputi Magister Ekonomi Pertanian dan Magister Ilmu Peternakan dengan sistem pembelajaran daring terintegrasi melalui LiVE Unpad serta dukungan tutor berbasis AI.
  • Salah satu prodi PJJ menjadi penerima Beasiswa Patriot 2026 dari Kementerian Transmigrasi RI.

 

TRIBUNNEWS.COM - Universitas Padjadjaran (Unpad) resmi membuka Program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) jenjang magister pada 2026 sebagai langkah strategis memperluas akses pendidikan tinggi berkualitas bagi masyarakat di berbagai daerah, termasuk wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Program magister PJJ yang dibuka meliputi Magister Ekonomi Pertanian Konsentrasi Kedaulatan Pangan di Fakultas Pertanian serta Magister Ilmu Peternakan Konsentrasi Manajemen Pembangunan Peternakan di Fakultas Peternakan.

Kedua program tersebut telah memenuhi persyaratan akreditasi minimal dan dipastikan memiliki mutu yang setara dengan kelas reguler.

"Untuk saat ini, program studi (prodi) yang telah diselenggarakan dalam bentuk PJJ yaitu Magister Ilmu Peternakan dan Magister Ekonomi Pertanian, yang keduanya telah memenuhi persyaratan akreditasi minimal," jelas Direktur Akademik Unpad, Prof. Aliya Nur Hasanah, dikutip dari laman resmi Unpad pada Senin (16/2/2026).

Sistem Pembelajaran Terintegrasi dan Didukung Teknologi AI

Penyelenggaraan PJJ Unpad didukung Kantor PJJ yang bekerja sama dengan Kantor Pusat Inovasi Pengajaran dan Pembelajaran guna memastikan kualitas akademik tetap terjaga.

Proses pembelajaran dilaksanakan secara terintegrasi melalui Learning Management System (LMS) Unpad, yakni Learning in Virtual Environment (LiVE Unpad).

Melalui platform tersebut, mahasiswa dapat mengakses bahan ajar, mengikuti tutorial, hingga melaksanakan ujian secara daring.

Bahkan, Unpad telah menyiapkan tutor berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk menunjang pembelajaran, termasuk kegiatan praktikum berbasis responden.

"Pada PJJ, pembelajaran sebagian besar dilakukan secara jarak jauh melalui learning management system Unpad (menggunakan Learning in Virtual Environment atau LiVE Unpad), mulai dari penyediaan bahan ajar, pelaksanaan ujian, hingga model tutorial. Kami juga telah menyiapkan tutor berbasis AI yang banyak melibatkan kegiatan praktikum berbasis responden," papar Prof. Aliya.

LiVE Unpad tersedia dalam versi web maupun aplikasi mobile berbasis iOS dan Android.

Baca juga: Unpad Buka Prodi S1 Rekayasa Kosmetik Mulai 2026, Daya Tampung 80 Mahasiswa

Dengan sistem ini, mahasiswa dari berbagai wilayah Indonesia tetap dapat memperoleh pengalaman belajar yang setara dengan perkuliahan tatap muka.

Dekan Fakultas Peternakan Unpad Prof. Dr. Rahmat Hidayat, menambahkan bahwa Program PJJ jenjang magister di Fakultas Peternakan dirancang dengan skema perkuliahan penuh di luar kampus.

Seluruh proses pembelajaran dilaksanakan secara daring melalui sistem pembelajaran Unpad, sementara pelaksanaan Seminar Proposal dan Sidang Tesis dapat dilakukan secara luring di kampus maupun secara daring.

"Program PJJ ini kami rancang untuk memperluas akses pendidikan pascasarjana, khususnya bagi calon mahasiswa dari berbagai daerah, termasuk wilayah 3T agar tetap dapat menempuh pendidikan magister tanpa harus meninggalkan daerahnya. Harapannya mahasiswa dapat mengembangkan riset yang berbasis pada fenomena dan kebutuhan daerah masing-masing, sehingga hasil tesis yang dihasilkan tidak hanya bersifat akademis, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah tanpa mengurangi kualitas pendidikan yang diselenggarakan," jelasnya.

Prodi Penerima Beasiswa

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved