Penerimaan Mahasiswa Baru
Universitas Negeri Malang Buka 8 Program Studi Baru Jenjang S2 dan S3, Berikut Daftarnya
UM resmi meluncurkan delapan program studi baru mencakup jenjang S2, S3, double degree internasional, hingga Pendidikan Profesi Psikolog.
Ringkasan Berita:
- Universitas Negeri Malang resmi meluncurkan 8 program studi baru untuk memperkuat transformasi pembelajaran dan meningkatkan daya saing lulusan di tingkat nasional maupun global.
- Prodi baru tersebut mencakup jenjang S2, S3, double degree internasional, hingga Pendidikan Profesi Psikolog.
- Langkah ini menegaskan komitmen UM dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan tinggi sekaligus kontribusi terhadap target SDGs dan pembangunan sumber daya manusia.
TRIBUNNEWS.COM - Universitas Negeri Malang (UM) resmi meluncurkan delapan program studi (prodi) baru dalam rangka memperkuat transformasi pembelajaran dan meningkatkan daya saing lulusan di tingkat nasional maupun global.
Langkah ini menjadi komitmen strategis UM dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang adaptif, inovatif, dan berdampak nyata terhadap kebutuhan masyarakat serta perkembangan dunia kerja.
Peluncuran tersebut digelar dalam Seminar Strategi Transformasi Pembelajaran di Aula Lantai 9 Gedung Kuliah Bersama (GKB) A20 UM, Jumat (13/2/2026).
Kegiatan seminar dihadiri Rektor UM Prof. Dr. Hariyono, Direktur Strategi dan Sistem Pembelajaran Transformatif Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. dr. Arti Filiartini, serta Wakil Bupati Kabupaten Malang Dr. Hj. Latifah Shohib.
Daftar 8 Program Studi Baru UM
Melansir laman resmi um.ac.id, berikut 8 prodi baru yang diluncurkan meliputi:
- S3 Pendidikan Anak Usia Dini
- S2 Pendidikan Bahasa Jerman
- S2 Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam
- S3 Ilmu Akuntansi
- S3 Ekonomi Pembangunan
- S3 Pendidikan Sejarah
- S2 double degree TEP–Goldsmiths, University of London
- Pendidikan Profesi Psikolog
Baca juga: Unpad Buka Program Magister Pendidikan Jarak Jauh 2026, Masuk Skema Beasiswa Patriot
Pembukaan prodi ini dinilai strategis untuk menjawab kebutuhan masyarakat, perkembangan ilmu pengetahuan, dan tuntutan dunia kerja yang terus bergerak cepat.
Rektor UM, Prof. Dr. Hariyono menegaskan bahwa transformasi pendidikan tinggi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan yang harus segera diwujudkan.
"Launching program studi baru bukan sekadar membuka jurusan, tetapi membuka arah baru, karena masa depan tidak ditunggu, ia disiapkan dan hari ini kita menyiapkan bersama-sama," ujarnya.
Sementara itu, Prof. dr. Arti Filiartini menyampaikan bahwa pendidikan tinggi harus mampu membentuk manusia seutuhnya, bukan hanya berfokus pada transfer ilmu.
"Pendidikan tinggi tidak lagi hanya berfokus pada transfer pengetahuan, tetapi bagaimana membantu membentuk lulusan yang mampu berpikir kritis, adaptif, serta berkolaborasi untuk menyelesaikan persoalan nyata di masyarakat," jelasnya.
Wakil Bupati Kabupaten Malang, Dr. Hj. Latifah Shohib, turut mengapresiasi kontribusi UM dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia daerah.
"Saya bangga dengan UM yang terus berkembang dan memberi kesempatan luas bagi generasi muda untuk menempuh pendidikan tinggi dan berkontribusi bagi daerah," tuturnya.
Peluncuran delapan program studi baru ini sekaligus mempertegas peran UM dalam mendukung SDGs, terutama SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), serta SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui penguatan kompetensi lulusan yang relevan dan berdaya saing global.
Sebagai informasi, UM adalah perguruan tinggi negeri di Malang, Indonesia.
Dikenal sebagai salah satu universitas pendidikan tertua di Indonesia, UM berperan penting dalam pengembangan tenaga pendidik dan penelitian di bidang pendidikan serta ilmu terapan.
(Tribunnews.com/Latifah)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/universitas-negeri-malang-um-x.jpg)