Selasa, 14 April 2026

Kurikulum Merdeka

Kunci Jawaban PAI Kelas 7 Halaman 179 Kurikulum Merdeka, Bab 8: Aktivitas 8.3

Berikut ini kunci jawaban mata pelajaran PAI Kelas 7 Halaman 179 Kurikulum Merdeka terdapat soal Aktivitas 8.3 pada Bab 8.

Tribunnews/JEPRIMA
ILUSTRASI KUNCI JAWABAN - Sejumlah siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 saat mengikuti Ujian Nasional Bersama Komputer (UNBK) di SMPN 1, Cikini, Jakarta Pusat, Senin (22/4/2019). Simak kunci jawaban PAI Kelas 7 Halaman 179 pada soal Aktivitas 8.3 

TRIBUNNEWS.COM – Buku Pendidikan Agama Islam (PAI) Kelas 7 halaman 179 Kurikulum Merdeka pada Bab 8 memiliki judul Menghindari Gibah dan Melaksanakan Tabayun.

Pada buku PAI Kelas 7 halaman 179 memuat soal Aktivitas 8.3.

Materi ini terdapat dalam buku PAI Kelas 7 halaman 179 karangan Rudi Ahmad Suryadi dkk. terbitan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Kunci jawaban PAI Kelas 7 halaman 179 pada soal Aktivitas 8.3 hanya digunakan sebagai referensi untuk belajar siswa di rumah. 

Berikut Tribunnews menyajikan kunci jawaban PAI Kelas 7 halaman 179.

Kunci Jawaban PAI Kelas 7 Halaman 179

Aktivitas 8.3

Cari dan tuliskan hadis lengkap dengan syakal, terjemah, dan sumbernya mengenai larangan gibah!

Jawaban kalian ditulis pada kertas karton.

Baca juga: Kunci Jawaban PAI Kelas 7 Halaman 176 Kurikulum Merdeka, Bab 8: Aktivitas 8.2

Kunci Jawaban:

Berikut 3 hadis tentang larangan ghibah (dengan syakal), disertai terjemah Indonesia singkat dan sumber rujukan yang jelas. 

Silakan salin ke kertas karton.

1) Definisi ghibah

النَّصُّ (Arab berharakat):
«أَتَدْرُونَ مَا الْغِيبَةُ؟» قَالُوا: اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ. قَالَ: «ذِكْرُكَ أَخَاكَ بِمَا يَكْرَهُ». قِيلَ: أَفَرَأَيْتَ إِنْ كَانَ فِي أَخِي مَا أَقُولُ؟ قَالَ: «إِنْ كَانَ فِيهِ مَا تَقُولُ فَقَدِ اغْتَبْتَهُ، وَإِنْ لَمْ يَكُنْ فِيهِ فَقَدْ بَهَتَّهُ».

Terjemah:

“Nabi bersabda: ‘Tahukah kalian apa itu ghibah?’ Mereka menjawab: ‘Allah dan Rasul-Nya yang lebih tahu.’ Beliau bersabda: ‘Engkau menyebut saudaramu dengan sesuatu yang ia benci.’ Ditanya: ‘Bagaimana jika yang aku ucapkan memang ada padanya?’ Beliau menjawab: ‘Jika memang ada padanya, engkau telah meng-ghibah-inya; bila tidak ada, engkau telah memfitnahnya.’"

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved