Selasa, 21 April 2026

Penerimaan Mahasiswa Baru

Catat! Ini Kesalahan Portofolio UTBK-SNBT 2026 yang Harus Dihindari

Bagi peserta yang memilih program studi tertentu, terutama di bidang seni dan olahraga, portofolio menjadi syarat wajib pendaftaran UTBK-SNBT 2026.

https://portal.snpmb.id/
SNPMB 2026 - Tampilan portal SNPMB 2026 diambil pada Senin (12/1/2026). Bagi peserta yang memilih program studi tertentu, terutama di bidang seni dan olahraga, portofolio menjadi syarat wajib pendaftaran UTBK-SNBT 2026. 
Ringkasan Berita:
  • Portofolio dalam UTBK-SNBT 2026 menjadi syarat penting untuk program studi seni dan olahraga yang menilai keterampilan dan pengalaman peserta.
  • Kesalahan teknis seperti penggunaan template yang salah, format file tidak sesuai, atau dokumen tidak lengkap dapat menyebabkan diskualifikasi.
  • Peserta wajib memahami ketentuan portofolio, termasuk jenis, isi, dan persyaratan administrasi agar peluang lolos seleksi semakin besar.

TRIBUNNEWS.COM -  Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026 merupakan salah satu jalur utama bagi calon mahasiswa untuk masuk ke perguruan tinggi negeri di Indonesia. 

Seleksi ini tidak hanya mengukur kemampuan akademik melalui tes tertulis, tetapi juga mempertimbangkan aspek keterampilan khusus bagi peserta yang memilih program studi di bidang Seni dan Olahraga. 

Pendaftaran UTBK-SNBT 2026 telah dibuka sejak 25 Maret 2026 melalui portal resmi SNPMB. 

Bagi peserta yang memilih program studi tertentu, terutama di bidang seni dan olahraga, portofolio menjadi syarat wajib yang harus diunggah sebagai bagian dari proses seleksi.

Portofolio dalam UTBK-SNBT adalah dokumen yang digunakan untuk menilai performa, baik dari sisi pengetahuan maupun keterampilan, khususnya pada bidang seni dan olahraga. 

Dokumen ini menjadi bukti kemampuan nyata peserta melalui karya atau penampilan yang pernah dibuat. 

Tidak sedikit peserta yang gagal bukan karena nilai tes rendah, melainkan karena kesalahan dalam penyusunan portofolio. 

Maka dari itu, memahami aturan dan menghindari kesalahan menjadi kunci penting agar peluang lolos semakin besar.

Isi Dokumen Portofolio yang Wajib Dipahami

Dalam penyusunannya, portofolio tidak bisa dibuat asal.

Ada dua komponen utama yang harus ada, yaitu

  • tugas karya atau penampilan (performed task) sesuai dengan bidang studi yang dipilih;
  • rekam jejak karya atau penampilan, yang menunjukkan pengalaman dan konsistensi peserta dalam bidang tersebut.

Kedua komponen ini harus disusun dengan rapi, jelas, dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh panitia SNPMB.

Baca juga: Wajib Tahu Sebelum Daftar, Ada 2 Skema KIP Kuliah dalam Pembayaran UTBK SNBT 2026

11 Kelompok Portofolio UTBK-SNBT 2026

Peserta wajib menyesuaikan portofolio dengan program studi yang dipilih. Berikut 11 kelompok portofolio yang tersedia:

  • Olahraga (OR)
  • Seni Rupa, Desain, dan Kriya (SRDSKR)
  • Tari (TARI)
  • Musik (MUSIK)
  • Seni Karawitan (KAR)
  • Etnomusikologi (ETNO)
  • Teater (TEATER)
  • Fotografi (FOTO)
  • Film dan Televisi (FTV)
  • Seni Pedalangan (DALANG)
  • Sendratasik (SDRTSK)

Setiap kelompok memiliki ketentuan dan format yang berbeda, sehingga peserta harus benar-benar memahami detailnya sebelum mengunggah.

Kesalahan Portofolio yang Sering Terjadi

Banyak peserta yang tidak lolos seleksi karena melakukan kesalahan sederhana namun fatal dalam portofolio. 

Koordinator Teknologi dan Sistem Informasi SNPMB Arif Djunaidy dalam konferensi pers Sosialisasi Daring Pendaftaran UTBK-SNBT dan Portofolio 2025 di kanal YouTube SNPMB ID menjelaskan beberapa kesalahan yang harus dihindari peserta:

1. Menggunakan Template yang Salah

Masih banyak peserta yang menggunakan template tahun sebelumnya. 

Padahal, setiap tahun template bisa mengalami perubahan. Kesalahan ini bisa berujung pada diskualifikasi.

2. Mengubah Desain Template

Mengganti tampilan template resmi dengan desain sendiri.

Termasuk menggunakan hasil tangkapan layar sebagai cover, merupakan pelanggaran yang dapat menggugurkan penilaian.

3. Tidak Menggunakan Template Resmi

Tidak sedikit peserta yang mengunggah portofolio tanpa template yang ditentukan. 

Hal ini langsung membuat portofolio tidak memenuhi syarat.

4. Format File Tidak Sesuai

Kesalahan teknis seperti mengunggah video dengan format selain yang ditentukan (misalnya MOV вместо MP4) juga dapat menyebabkan portofolio tidak dinilai.

Catatan Penting yang Sering Terlewat

Selain kesalahan teknis, ada beberapa hal penting yang sering diabaikan peserta.

Mengutip dari buku Panduan Umum Portofolio dari laman snpmb.id, berikut beberapa hal yang sering terlewat saat mengunggah portofolio:

  • Semua dokumen wajib mencantumkan nama lengkap dan NISN
  • Jika memilih dua program studi berbeda, peserta harus mengunggah dua portofolio sesuai masing-masing prodi
  • Data keterampilan motorik untuk olahraga harus diisi oleh guru PJOK atau kepala sekolah
  • Data kesehatan harus ditandatangani tenaga medis resmi
  • Surat pernyataan keaslian karya wajib ditandatangani peserta

Kelalaian dalam memenuhi persyaratan ini dapat berakibat fatal, bahkan menyebabkan diskualifikasi meskipun karya yang dibuat sudah baik.

Ciri Portofolio yang Dinilai Baik

Agar portofolio mendapatkan penilaian optimal, ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan:

  • Menjawab seluruh tugas sesuai instruksi yang diberikan
  • Melampirkan dokumen lengkap sesuai persyaratan
  • Menggunakan template resmi yang telah disediakan
  • Mengunggah file sesuai format yang ditentukan

Ketelitian dalam mengikuti instruksi menjadi faktor utama dalam penilaian portofolio.

(Tribunnews.com/Farra)

Artikel Lain Terkait UTBK-SNBT 2026

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved